KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 2026, Kementerian Kehutanan melaksanakan Gerakan Nasional yang salah satunya diwujudkan melalui kegiatan edukasi kehutanan kepada generasi muda.
Semangat tersebut turut diwujudkan oleh SMK Kehutanan Negeri Samarinda bekerja sama dengan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BP2SDM) Wilayah V Samarinda melalui kegiatan Forester Goes to School.
Kegiatan Forester Goes to School dilaksanakan selama dua hari, yakni pada 12 Agustus 2026 di SDN 027 Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, serta pada 13 Agustus 2026 di SMKN 1 Loa Janan dan SMPN 2 Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara.
Kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat dunia kehutanan sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan kelestarian hutan.
Para siswa diperkenalkan pada berbagai fungsi dan manfaat hutan bagi kehidupan manusia, keanekaragaman hayati yang terdapat di dalamnya, serta pentingnya menjaga keseimbangan dan kelestarian ekosistem hutan.
Selain memberikan pemahaman mengenai hutan dan keanekaragaman hayati, kegiatan ini juga memberikan edukasi mengenai pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Para siswa diajak memahami dampak karhutla terhadap lingkungan, kesehatan, kehidupan sosial, serta keberlangsungan ekosistem. Tidak hanya melalui penyampaian materi, kegiatan Forester Goes to School juga dilengkapi dengan praktik penanaman.
Baca Juga: Tingkatkan Keterampilan Agribisnis, Siswa SMK Kehutanan Pelajari Budidaya Melon Hidroponik
Melalui kegiatan tersebut, siswa mendapatkan pengalaman secara langsung dalam melakukan penanaman sekaligus memahami bahwa menjaga hutan dapat dimulai dari tindakan sederhana yang dilakukan sejak dini.
Kehadiran para rimbawan dan insan kehutanan di lingkungan sekolah diharapkan dapat memberikan pengalaman edukatif yang menarik bagi para siswa.
Pendekatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan profesi dan peran tenaga kehutanan dalam menjaga sumber daya hutan serta lingkungan hidup.
Kegiatan Forester Goes to School diharapkan menjadi langkah awal dalam menumbuhkan generasi yang mengenal, mencintai, dan menjaga hutan.
Pendidikan lingkungan yang diberikan sejak usia sekolah dinilai penting untuk membangun kesadaran bahwa hutan bukan hanya sumber daya alam, tetapi juga memiliki fungsi ekologis, sosial, dan ekonomi yang sangat penting bagi kehidupan.
Melalui kolaborasi antara SMK Kehutanan Negeri Samarinda dan BP2SDM Wilayah V Samarinda, kegiatan ini sekaligus memperkuat peran sekolah sebagai salah satu ruang strategis untuk membangun kesadaran lingkungan dan kepedulian terhadap kelestarian hutan sejak dini.
Baca Juga: SMK Kehutanan Negeri Samarinda Sukses Gelar Raimuna Ranting 2026, Sabet Berbagai Juara
Semangat Gerakan Nasional dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 2026 pun diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat diwujudkan melalui aksi nyata dan edukasi berkelanjutan.
Dengan mengenalkan hutan kepada generasi muda sejak bangku sekolah, diharapkan akan lahir generasi penerus yang memiliki pengetahuan, kepedulian, serta komitmen untuk menjaga kelestarian hutan Indonesia. (Kh///)
Editor : Almasrifah