Poltekkes Kemenkes Kaltim Edukasi Orang Tua di Lok Bahu Tentang Penggunaan Gadget bagi Anak

Akbar Sopianto • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:00 WIB
PENGABDIAN: Tim dosen dan mahasiswa dari Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Kaltim bersama peserta usai kegiatan pengabdian masyarakat di Kelurahan Lok Bahu, Jumat (14/8).
PENGABDIAN: Tim dosen dan mahasiswa dari Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Kaltim bersama peserta usai kegiatan pengabdian masyarakat di Kelurahan Lok Bahu, Jumat (14/8).

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Penggunaan gawai yang berlebihan pada anak usia prasekolah menjadi perhatian Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), dosen dan mahasiswa mengajak orang tua memperkuat peran keluarga dalam mengendalikan intensitas penggunaan gawai pada anak.

Kegiatan bertema “Pemberdayaan Keluarga dalam Menurunkan Intensitas Penggunaan Gadget pada Anak Usia Prasekolah” tersebut digelar di KB dan TK Islam Amanah, Jumat (14/8). Kegiatan merupakan rangkaian kedua setelah sebelumnya dilaksanakan di TK-KB-TPA Seroja Iman.

Baca Juga: Bantuan Pangan 9,7 Ton Tiba di Mahulu, Bupati Angela Fokuskan ke Long Apari dan Long Pahangai

Kegiatan dipimpin dosen Keperawatan Anak Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Kaltim, Umi Kalsum, bersama tim dan mahasiswa. Sekitar 50 orang tua atau wali peserta didik serta guru KB dan TK Islam Amanah mengikuti kegiatan tersebut.

Edukasi menjadi agenda utama. Para orang tua mendapatkan pemahaman mengenai dampak penggunaan gawai secara berlebihan, serta pentingnya pendampingan dan pengawasan saat anak menggunakan perangkat digital.

“Orang tua memiliki peran penting dalam membantu anak membangun kebiasaan penggunaan gawai yang sehat,” jelasnya. 

Orang tua juga diajak tidak sekadar membatasi penggunaan gawai, tetapi menyediakan kegiatan alternatif yang sesuai dengan usia dan kebutuhan anak. Di antaranya bermain bersama, membaca, mewarnai, melakukan aktivitas kreatif, serta memperbanyak komunikasi dan interaksi dalam keluarga.

Baca Juga: Sang Saka, Mocktail Merah Putih yang Jadi Pilihan Teman Nongkrong di FUGO Hotel Samarinda

Keluarga, lanjut Umi Kalsum, merupakan lingkungan pertama dan utama dalam membentuk kebiasaan anak, termasuk dalam penggunaan teknologi. “Upaya mengurangi intensitas penggunaan gawai perlu dilakukan secara konsisten dengan memberikan alternatif kegiatan yang menyenangkan dan melibatkan anak secara langsung,” Imbuhnya.

Antusiasme orang tua terlihat selama kegiatan berlangsung. Peserta aktif mengikuti materi, berdiskusi, dan berbagi pengalaman mengenai tantangan dalam mengatur penggunaan gawai anak di rumah.

Baca Juga: Long Weekend 17 Agustus Dongkrak Okupansi Hotel Samarinda hingga 80 Persen

Kegiatan tersebut juga melibatkan mahasiswa Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Kaltim. Selain menjadi bagian dari pembelajaran berbasis masyarakat, keterlibatan mahasiswa menjadi sarana menerapkan pengetahuan keperawatan anak serta mengasah kemampuan komunikasi dan edukasi kesehatan kepada keluarga. 

Pelaksanaan kegiatan di KB dan TK Islam Amanah diharapkan memperluas manfaat program sekaligus meningkatkan kesadaran keluarga mengenai penggunaan gawai yang sehat dan sesuai dengan tahap tumbuh kembang anak. (*)

Editor : Dwi Restu A
masyarakat pengabdian Poltekkes Kemenkes Kaltim