Taman 3 Generasi Pusat Baru CFD Terpadu, Aktivitas Sehat Pemerataan Ruang Publik tiap Kecamatan

Maria Irham • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:12 WIB
PROSEHAT: Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud  didampingi istri membuka kegiatan jalan sehat di Taman 3 Generasi yang merupakan rangkaian dari agenda peresmian CFD, Minggu (23/8/2026).
PROSEHAT: Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud  didampingi istri membuka kegiatan jalan sehat di Taman 3 Generasi yang merupakan rangkaian dari agenda peresmian CFD, Minggu (23/8/2026).

BALIKPAPAN — Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan resmi meluncurkan area Car Free Day (CFD) Terpadu yang berpusat di kawasan Taman Tiga Generasi, Balikpapan Selatan, Minggu (23/8). Langkah ini diambil sebagai sarana menyediakan ruang publik yang sehat, aman, dan nyaman, sekaligus memecah konsentrasi massa yang selama ini hanya terpusat di beberapa titik kota.

Peluncuran ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud dan Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo, didampingi para istri, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Panitia Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI Kota Balikpapan, serta tokoh masyarakat setempat.

Suasana peluncuran berlangsung meriah sejak pukul 06.00 hingga 10.00 WITA. Ribuan warga tampak antusias memadati area dengan mengenakan pakaian bernuansa merah putih untuk mengikuti agenda jalan sehat.

Usai peresmian secara simbolis, rombongan Wali Kota bersama masyarakat menyusuri rute sepanjang kurang lebih 2 kilometer. Rute dimulai dari Taman Tiga Generasi, melintasi lingkungan perkantoran dinas, hingga berakhir di Kantor PKK Kota Balikpapan. Sepanjang perjalanan, Wali Kota beserta rombongan menyapa warga dan para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tengah beraktivitas di halaman kantor masing-masing, baik yang sedang melaksanakan senam bersama maupun menggelar perlombaan khas HUT RI.

Masyarakat tidak hanya memanfaatkan momentum ini untuk berolahraga, tetapi juga menikmati hiburan, berburu kuliner, mengunjungi stan-stan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), hingga bersosialisasi bersama keluarga dan komunitas.

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menjelaskan bahwa peluncuran CFD Terpadu ini merupakan komitmen pemerintah dalam mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat sekaligus mencintai lingkungan. Di sisi lain, CFD ini menjadi solusi logistik untuk mengatasi penumpukan massa di lokasi CFD lama seperti Lapangan Merdeka dan kawasan Grand City.

"Melalui Car Free Day ini, kita membuka akses baru. Selama ini kegiatan olahraga dan rekreasi warga tertumpuk di beberapa titik saja. Dengan adanya CFD di kawasan Taman Tiga Generasi, warga di seputaran Balikpapan Selatan bisa menikmati fasilitas ini. Paling utama, kita ingin perekonomian UMKM di sekitar kawasan ini bisa tumbuh dan berjalan," ujar Rahmad Mas’ud.

Rahmad menambahkan, CFD di Taman Tiga Generasi ini akan digelar rutin setiap pekan pada hari Minggu. Peluncuran ini pada dasarnya merupakan simbolis awal dari rencana Pemkot Balikpapan untuk menghadirkan area bebas kendaraan bermotor di seluruh kecamatan.

RESMIKAN CFD: Rahmad Mas’ud didampingi unsur Forkopimda meresmikan area Car Free Day (CFD) Terpadu yang berpusat di kawasan Taman Tiga Generasi, Minggu (23/8).
RESMIKAN CFD: Rahmad Mas’ud didampingi unsur Forkopimda meresmikan area Car Free Day (CFD) Terpadu yang berpusat di kawasan Taman Tiga Generasi, Minggu (23/8).

"Peresmian ini secara simbolis mengakomodir 6 kecamatan di Balikpapan. Nantinya setiap kecamatan tentu akan memiliki area CFD sendiri, termasuk di Balikpapan Timur dan wilayah lainnya. Bagi wilayah yang belum siap, tinggal menyesuaikan waktu untuk peresmiannya," jelasnya.

Selain meluncurkan CFD Terpadu, dalam kesempatan tersebut Wali Kota Rahmad Mas’ud juga menyampaikan kabar baik terkait infrastruktur transportasi di Kota Balikpapan. Pemkot resmi membuka kembali Jalan Syarifuddin Yoes yang sebelumnya sempat lumpuh akibat terdampak bencana tanah longsor.

"Pada hari bahagia ini, bersamaan dengan peluncuran CFD, kita juga membuka kembali akses Jalan Syarifuddin Yoes secara normal mulai jam 09.00 WITA. Terima kasih kepada seluruh warga Kota Balikpapan yang telah berandil luar biasa dalam menjaga kota yang kita cintai ini," tutur Rahmad.

Namun di tengah suasana ceria kegiatan warga, Wali Kota memberikan imbauan serius terkait kewaspadaan terhadap ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Mengingat cuaca ekstrem yang sedang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan termasuk Kaltim seperti yang terjadi di Kutai Barat, Rahmad meminta warga Balikpapan untuk tidak melakukan pembakaran lahan.

"Saya mengimbau kepada seluruh warga yang memiliki kebun atau lahan, jangan sekali-kali membakar hutan atau lahan dengan alasan apapun, termasuk untuk membuka lahan atau membakar sampah. Saya baru menerima Surat Edaran dari Kementerian kemarin, sanksinya sangat berat dan masuk ke ranah pidana. Mari kita jaga lingkungan kita bersama agar kejadian tersebut tidak terjadi di kota kita," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Peringatan HUT Ke-81 RI Kota Balikpapan, Muhammad Fadli, menyampaikan bahwa peluncuran CFD Terpadu ini dirancang sebagai salah satu agenda utama dalam rangkaian peringatan hari kemerdekaan tahun ini.

Kegiatan ini dilaksanakan berlandaskan Surat Keputusan Wali Kota Balikpapan tentang Pelaksanaan CFD Terpadu, serta merujuk pada Surat Edaran dari Menteri PAN-RB, Menteri Dalam Negeri, dan Ombudsman Republik Indonesia mengenai Gerakan Nasional Pelayanan Publik (GNPP).

"CFD yang kita launching hari ini tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan menutup sementara ruas jalan dari kendaraan bermotor. Lebih dari itu, CFD ini diarahkan menjadi ruang kolaborasi dan aktivitas positif bagi seluruh lapisan masyarakat Kota Balikpapan," kata Muhammad Fadli.

Fadli memaparkan, konsep CFD Terpadu mengintegrasikan berbagai aspek secara simultan, mulai dari transformasi budaya kerja ASN, pemberdayaan ekonomi kreatif dan UMKM, penguatan gerakan pangan, hingga wadah kegiatan sosial komunitas masyarakat.

Sasaran kegiatan ini mencakup seluruh elemen masyarakat, mulai dari anak-anak, generasi muda, keluarga, komunitas olahraga, hingga para pelaku usaha kecil.

"Kami berharap CFD Terpadu ini tidak berhenti hanya pada kegiatan peresmian hari ini saja, melainkan dapat menjadi gerakan bersama dan budaya positif masyarakat Kota Balikpapan yang dilaksanakan secara sustainable atau berkelanjutan ke depannya," pungkas Fadli. (*)

Editor : Ismet Rifani
HUT ke-81 Republik Indonesia peresmian CFD terpadu wali kota balikpapan Taman Tiga Generasi Balikpapan Rahmad Mas’ud