Aldi Satya Andalkan Memori Manis untuk Taklukkan Magny-Cours

Maria Irham • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 19:02 WIB
INCAR KEMENANGAN: Seri kesembilan di Sirkuit Magny-Cours, Prancis, 4–6 September jadi momentum penting bagi Aldi Satya Mahendra untuk mendongkrak posisinya di klasemen.
INCAR KEMENANGAN: Seri kesembilan di Sirkuit Magny-Cours, Prancis, 4–6 September jadi momentum penting bagi Aldi Satya Mahendra untuk mendongkrak posisinya di klasemen.

BALIKPAPAN- Setelah dua bulan menanti, persaingan World Supersport 2026 kembali bergulir. Seri kesembilan yang berlangsung di Sirkuit Magny-Cours, Prancis, pada 4–6 September 2026 menjadi momentum penting bagi Aldi Satya Mahendra untuk mendongkrak posisinya di klasemen.

Pembalap binaan Yamaha Racing Indonesia tersebut datang dengan modal pengalaman kuat di Magny-Cours. Lintasan ini bukan tempat asing bagi Aldi. Ia pernah meraih kemenangan saat berlaga di R3 BLU CRU World Cup 2023, kemudian kembali mencatat hasil impresif dengan finis kedua dan ketiga pada World Supersport 300 2024.

Memori positif itu menjadi bekal menghadapi persaingan World Supersport musim ini. Terlebih, Aldi kini berada di posisi ke-11 klasemen sementara dengan koleksi 111 poin.

Posisi tersebut masih sangat terbuka untuk diperbaiki. Jarak poin dengan sejumlah pembalap di atasnya cukup ketat sehingga tambahan poin dari Prancis berpeluang langsung mengubah posisi Aldi di klasemen.

“Saya harus mengejar tambahan poin agar dapat mengakhiri kejuaraan masuk peringkat 10 besar. Magny-Cours sirkuit yang familiar dan beberapa kali saya memperoleh hasil istimewa. Mudah-mudahan kali ini mampu mewujudkan result spesial lagi,” ujar Aldi Satya Mahendra.

Pembalap AS BLU CRU Racing Team itu juga datang dengan persiapan fisik yang matang. Setelah menjalani physical training di Andorra, Spanyol, Aldi melanjutkan perjalanan menuju Prancis untuk mempersiapkan diri menghadapi akhir pekan balap.

Ambisi masuk 10 besar semakin besar karena musim 2026 mulai memasuki fase akhir. Setelah seri Magny-Cours, hanya tersisa empat seri yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mengumpulkan poin. Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Wahyu Rusmayadi, menilai pengalaman Aldi di Magny-Cours dapat menjadi salah satu modal penting untuk menghadapi ketatnya persaingan.

“Magny-Cours tantangan terdekat yang dihadapi Aldi Satya Mahendra dan kami harapkan dapat menghasilkan poin berarti karena punya experience bagus di lintasan itu. Persaingan semakin kompetitif namun progress positif dan mentalitasnya termasuk dalam modal kuat menghasilkan raihan mumpuni,” kata Wahyu.

Aldi sebelumnya juga absen pada seri Magny-Cours World Supersport 2025 karena cedera. Kini, dengan kondisi yang lebih siap, ia memiliki kesempatan kembali menunjukkan kecepatannya di lintasan yang menyimpan banyak kenangan positif.

Pertarungan seri kesembilan akan dimulai Jumat (4/9/2026) melalui sesi Free Practice pukul 16.20 WIB dan Superpole pada pukul 21.00 WIB. Race 1 dijadwalkan berlangsung Sabtu (5/9/2026) pukul 19.00 WIB. Sementara Race 2 digelar Minggu (6/9/2026) pukul 17.40 WIB.

Dengan 111 poin di tangan dan empat pesaing terdekat yang masih berada dalam jangkauan, Magny-Cours bukan sekadar seri lanjutan bagi Aldi. Ini menjadi salah satu kesempatan terbaik untuk mengubah pengalaman menjadi poin dan membuka jalan menuju posisi 10 besar klasemen akhir. (*)

Editor : Ismet Rifani
Seri IX Sirkuit Magny-Cours World Supersport 2026 aldi satya mahendra yamaha racing indonesia