KALTIMPOST.ID, Program Studi D3 Perawatan dan Perbaikan Mesin, Politeknik Negeri Samarinda, melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan mengusung tema “Pelatihan Peningkatan Kompetensi Bidang Motor Listrik bagi Warga Kecamatan Loa Janan Ilir, Kelurahan Harapan Baru RT 23 Samarinda.”
Kegiatan yang dipusatkan di workshop Prodi D3 Perawatan dan Perbaikan Mesin kampus Polnes tersebut berlangsung Sabtu (5/9).
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan kompetensi dan keterampilan masyarakat, khususnya dalam bidang teknologi motor listrik yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia kerja.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini diketuai Ir Anni Fatmawati, ST MT bersama tim dosen dan pendukung kegiatan dari Prodi D3 Perawatan dan Perbaikan Mesin Polnes.
Pelatihan dilaksanakan dengan pendekatan teori dan praktik, sehingga peserta tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai prinsip kerja motor listrik, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dalam mengenal komponen, pemasangan, pengoperasian, pemeriksaan, serta perawatan motor listrik.
Melalui kegiatan praktik di workshop, peserta diberikan kesempatan untuk mengenal berbagai komponen dan sistem kelistrikan motor, memahami fungsi masing-masing komponen, serta melakukan praktik dasar sesuai dengan prosedur keselamatan kerja.
Baca Juga: Erupsi Anak Krakatau, PM Malaysia Anwar Ibrahim Calling Jokowi
Materi disampaikan secara aplikatif agar dapat dipahami dan diterapkan peserta sebagai bekal meningkatkan keterampilan dan peluang kerja.
Ketua kegiatan PkM, Ir Anni Fatmawati, ST, MT, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknis di bidang motor listrik.
“Melalui kegiatan pelatihan ini, kami berharap masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang dapat diterapkan secara langsung. Kompetensi di bidang motor listrik memiliki peluang yang cukup besar untuk dikembangkan, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun sebagai bekal memasuki dunia kerja,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua RT 23 Kelurahan Harapan Baru menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurut ketua RT, pelatihan keterampilan seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat karena memberikan kesempatan kepada warga untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi bekal untuk bekerja maupun berwirausaha.
Ia juga menyampaikan harapan agar kegiatan serupa dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan pada masa yang akan datang.
Menurutnya, kegiatan peningkatan kompetensi seperti pelatihan motor listrik sangat mendukung program pemerintah dalam memberikan keterampilan kepada masyarakat, khususnya warga yang putus sekolah tetapi masih berada pada usia produktif dan memiliki potensi untuk berkembang.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Politeknik Negeri Samarinda. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut ke depannya, karena sangat mendukung program pemerintah dalam memberikan keterampilan kepada warga, terutama bagi mereka yang putus sekolah tetapi masih sangat produktif. Dengan adanya keterampilan, kami berharap warga dapat memiliki bekal untuk bekerja dan meningkatkan perekonomian keluarga,” ungkap ketua RT.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Polnes dalam memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat.
Transfer pengetahuan dan teknologi melalui kegiatan PkM diharapkan mampu memberikan dampak positif serta meningkatkan kemandirian masyarakat dalam menghadapi perkembangan teknologi.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Peserta mengikuti penyampaian materi dan praktik dengan aktif serta berkesempatan berdiskusi langsung dengan tim pelaksana mengenai berbagai permasalahan motor listrik yang sering dijumpai di lapangan.
Editor : Hernawati