Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hapus Keluhan Warga Soal Layanan Lambat, Operator Kependudukan Kubar Digembleng

S
PEMBEKALAN: Diskominfo dan Disdukcapil Kubar menggelar pelatihan guna peningkatan kapasitas dan kapabilitas SDM.
PEMBEKALAN: Diskominfo dan Disdukcapil Kubar menggelar pelatihan guna peningkatan kapasitas dan kapabilitas SDM.

Advertisement

 

KALTIMPOST.ID, KUTAI BARAT – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kutai Barat menggelar pendampingan teknis bagi operator dan verifikator Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Pelatihan pemanfaatan Aplikasi KUBAR OK ini ditujukan guna mempercepat serta mempermudah layanan administrasi kependudukan di wilayah Tanaa Purai Ngeriman.

Kegiatan pendampingan teknis tersebut dipusatkan di Ruang Rapat Kantor Diskominfo Kutai Barat pada Senin (14/9). Agenda itu difokuskan pada peningkatan pemahaman sekaligus keterampilan teknis para petugas verifikator dan operator di lapangan.

Aplikasi KUBAR OK diposisikan sebagai salah satu instrumen utama dalam transformasi sistem pelayanan publik berbasis digital. Melalui sistem ini, pemerintah daerah berupaya memangkas rantai birokrasi pengurusan dokumen kependudukan agar berjalan lebih ringkas dan praktis.

Kepala Disdukcapil Kutai Barat, Petrus, menyampaikan apresiasinya kepada jajaran Diskominfo atas fasilitasi kegiatan tersebut. Menurutnya, koordinasi lintas sektor memegang peranan krusial dalam mendongkrak mutu pelayanan kepada masyarakat luas.

Advertisement

Petrus menuturkan, pendampingan teknis ini diharapkan membuahkan perbaikan menyeluruh pada setiap tahapan kerja. Alur mulai dari pengajuan administrasi berkas, proses verifikasi data, hingga pengawasan sistem ditargetkan berjalan jauh lebih tertib dan efisien.

"Dengan Aplikasi KUBAR OK ini, diharapkan masyarakat tidak lagi mengeluhkan pelayanan administrasi kependudukan yang lambat," tegas Petrus.

Menurutnya, kecepatan dan ketepatan penerbitan dokumen administrasi kependudukan saat ini menjadi tuntutan utama warga. Pemanfaatan platform digital diharapkan langsung menyentuh kebutuhan masyarakat tanpa prosedur yang berbelit-belit.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Diskominfo Kutai Barat, Yuli Permata Mora, menyambut positif kolaborasi antarinstansi tersebut. Ia menilai kemajuan teknologi informasi tidak akan berdampak maksimal tanpa kesiapan aparatur yang mengelolanya.

Melalui pelatihan terarah, para operator dan verifikator diajak memahami fungsi fitur, alur kerja sistem, hingga langkah penyelesaian kendala teknis. Penguasaan teknis yang baik diyakini dapat meminimalkan gangguan operasional saat melayani kebutuhan publik.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bukan Sekadar Kejar Target, Bupati Mahulu Tak Mau Bangunan Rumah Sakit Dikerjakan Asal-asalan

Bukan Sekadar Kejar Target, Bupati Mahulu Tak Mau Bangunan Rumah Sakit Dikerjakan Asal-asalan

Bupati Mahulu Angela Idang Belawan meminta kontraktor tak terburu-buru dalam mengerjakan proyek RSUD GSM, dan mengutamakan kulitas bangunan.

HUT Ke-71 Lalu Lintas, Satlantas Polres PPU Gelar Donor Darah Bersama TNI dan Bhayangkari

HUT Ke-71 Lalu Lintas, Satlantas Polres PPU Gelar Donor Darah Bersama TNI dan Bhayangkari

Sambut HUT ke-71 Lalu Lintas, Satlantas Polres PPU menggelar donor darah bersama TNI dan Bhayangkari untuk stok darah RSUD Penajam.

Sengketa Lahan IKN, BPN PPU Minta Partai Buruh Langsung Layangkan Gugatan Perdata ke Pengadilan

Sengketa Lahan IKN, BPN PPU Minta Partai Buruh Langsung Layangkan Gugatan Perdata ke Pengadilan

Kepala BPN PPU Lena Purnama Sari dukung Partai Buruh tempuh jalur hukum perdata soal sengketa lahan IKN demi kepastian hukum.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer