Buka Jalan ke Negeri Panser, Pemuda Samarinda Dibekali Penguasaan Bahasa dan Penyetaraan Profesi

Dwi Restu A • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 07:04 WIB
BEKAL SUKSES: Pertemuan peminat belajar bahasa Jerman bersama Nusantara Global di Jalan Adam Malik, Perum Citra Griya, Blok B61, Kelurahan Karang Asam Ilir, Kecamatan Sungai Kunjang, Minggu (6/9).
BEKAL SUKSES: Pertemuan peminat belajar bahasa Jerman bersama Nusantara Global di Jalan Adam Malik, Perum Citra Griya, Blok B61, Kelurahan Karang Asam Ilir, Kecamatan Sungai Kunjang, Minggu (6/9).

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Asa meniti karier dan melanjutkan studi ke Jerman kini makin terbuka bagi generasi muda di Samarinda. Peluang emas tersebut disosialisasikan lewat program pembekalan bahasa dan pengenalan jalur vokasi yang digelar Nusantara Global di Perumahan Citra Griya, Sungai Kunjang, Minggu (6/9)

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi ini memantik antusiasme atau menyedot minat kalangan mahasiswa Kota Tepian. Mereka diajak membedah berbagai jalur realistis untuk menembus pasar kerja maupun bangku pendidikan di Negeri Panser.

 Baca Juga: BMKG Siap Laksanakan Rencana Penggabungan dengan Badan Geologi Sesuai Arahan Prabowo

Pertemuan ini memadukan paparan langsung dari Jerman bersama Anton Rauschenbach selaku Founder dan CEO Nusantara Global melalui sambungan virtual. Sementara di lokasi acara, Chief Operating Officer (COO) Nusantara Global untuk Indonesia, Muhammad Thezar Firrizqi, mendampingi sekaligus berdiskusi dengan peserta secara tatap muka.

Dalam penjelasannya dari Jerman, Anton mengupas tuntas sistem Ausbildung. Jalur pendidikan vokasi khas Jerman ini memadukan pembelajaran teori di ruang kelas dengan praktik kerja nyata di industri.

Menariknya, peserta program Ausbildung berhak menerima uang saku bulanan selama masa studi berlangsung. Ragam jurusannya terbilang variatif, mulai dari teknologi informasi, teknik elektro, logistik, perhotelan, hingga sektor keperawatan.

 Baca Juga: ​Putus Rantai Kemiskinan, Mensos Siapkan Beasiswa dan Kerja Bagi Lulusan Sekolah Rakyat

Khusus bidang keperawatan atau Pflege, masa pendidikan umumnya berjalan selama tiga tahun. Profesi ini menjadi salah satu bidang yang paling mendesak dan banyak membutuhkan pasokan tenaga terampil di Jerman.

Kendati pasarnya sangat luas, Anton mengingatkan pentingnya kesiapan mental dan bahasa. Keterampilan teknis tidak akan berjalan maksimal jika pekerja kesulitan berkomunikasi dan beradaptasi dengan ritme kerja setempat.

Senada dengan hal itu, Thezar menegaskan bahwa calon peserta wajib menentukan arah tujuan sejak awal. Kejelasan target akan mempermudah penyesuaian persiapan dokumen serta jenjang kecakapan bahasa yang dibidik.

 Baca Juga: ​Cuma 5 Menit! Ini Cara Daftar Bansos Perlinsos Digital Sampai Akhir 2026

Nusantara Global memfasilitasi kursus bahasa secara berjenjang dari level A1 hingga B2 dengan placement test sebagai tolok ukur awal. Peserta nantinya disiapkan menghadapi ujian sertifikasi berstandar internasional, seperti Goethe-Institut, telc, maupun ÖSD.

Thezar menegaskan, penguasaan bahasa Jerman bukan sekadar formalitas administratif untuk kelulusan berkas. Bahasa menjadi modal utama untuk memahami instruksi atasan, berinteraksi dengan rekan kerja, serta membaur dalam kehidupan sosial sehari-hari.

Selain Ausbildung, opsi jalur lain menuju Jerman terbentang cukup luas. Tersedia jalur Studienkolleg untuk persiapan kuliah, program pengabdian sosial seperti FSJ, BFD, dan FÖJ, hingga program tinggal bersama keluarga lokal lewat Au Pair.

 Baca Juga: Buktikan Ketangguhan! Kaltim Post Bersaing di Ajang Karya Penulisan Otomotif Nasional

Bagi profesional berpengalaman, jalur tenaga kerja terampil atau Fachkräfte juga terbuka lebar. Namun, ijazah dan kualifikasi dari Tanah Air wajib melalui proses Anerkennung agar memperoleh pengakuan resmi dari otoritas profesi di Jerman.

Proses administrasi tenaga profesional kini dapat dipercepat lewat skema Beschleunigtes Fachkräfteverfahren yang diajukan pemberi kerja di Jerman. Pendampingan menyeluruh menjadi krusial agar tahapan legalisasi dokumen, pengurusan visa, dan kesiapan keberangkatan berjalan mulus.

 Baca Juga: ​Pendaftaran MagangHub Batch 2 Tutup Hari Ini! Cek Jadwal Pengumumannya

Thezar menekankan, peluang membangun masa depan di Jerman kini tidak lagi didominasi oleh kota-kota besar di Pulau Jawa. Lewat pematangan kompetensi dan tekad yang kuat, langkah besar menuju kancah internasional bisa dirintis langsung dari Samarinda. (*)

Editor : Dwi Restu A
Nusantara Global jerman mahasiswa karier