Puncak Festival Literasi Kaltim 2026 Sukses Digelar, Tumbuhkan Daya Kritis dan Imajinasi Anak

Khairul Anwar • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 20:04 WIB
Puncak Gebyar Anugerah Festival Literasi Kaltim 2026 digelar DPK Kaltim di Gedung Olah Bebaya, Samarinda, Kamis (17/9/2026). (IST)
Puncak Gebyar Anugerah Festival Literasi Kaltim 2026 digelar DPK Kaltim di Gedung Olah Bebaya, Samarinda, Kamis (17/9/2026). (IST)

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Literasi tidak lagi sebatas kemampuan membaca dan menulis. Di tengah derasnya arus informasi digital, anak-anak perlu dibekali kemampuan untuk bertanya, memahami, memilah informasi, berpikir kritis, hingga mengubah pengetahuan menjadi sebuah karya.

Semangat itulah yang terasa dalam Puncak Gebyar Anugerah Festival Literasi Kalimantan Timur Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim di Gedung Olah Bebaya, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Kamis (17/9/2026).

Mengusung tema "Membangun Generasi Cerdas, Kreatif, dan Berkarakter Melalui Budaya Literasi", kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi strategis antara pemerintah, dunia pendidikan, pegiat literasi, komunitas, media, serta masyarakat luas untuk memperkuat esensi literasi di tengah era transformasi digital.

Dalam laporan pelaksanaannya, Kepala DPK Kaltim, Lisa Hasliana, menegaskan bahwa literasi hari ini berfokus pada pembentukan daya pikir kritis masyarakat serta keterlibatan aktif komunitas.

"Melalui Festival Literasi ini, kita berharap masyarakat Kaltim mampu berpikir kritis dan terus merawat semangat berliterasi. Kami sangat mengapresiasi kolaborasi dan partisipasi dari berbagai pihak mitra, termasuk dalam menyelenggarakan Puncak Gebyar Anugerah Literasi hari ini," ujar Lisa.

Lisa menambahkan, fokus penguatan literasi Kaltim saat ini mencakup tiga pilar utama**, yaitu** literasi digital, literasi lingkungan, serta program kolaboratif berbasis komunitas. Ia juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh penerima penghargaan atas dedikasi memajukan budaya baca di Benua Etam.

Acara puncak ini dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Timur yang diwakili oleh Pelaksana Tugas (Plt) Asisten III (Administrasi Umum) Sekretariat Daerah Provinsi Kaltim, Muhaimin. Dalam sambutannya, Muhaimin yang juga menjabat Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim itu pun menggarisbawahi esensi literasi modern yang tidak sekadar menuntut anak mau membaca, tetapi melatih mereka mengolah informasi dan melahirkan karya.

"Literasi hari ini tidak sekadar menuntut anak mau membaca, tetapi bagaimana membuat mereka ingin mencari tahu, memahami, menganalisis informasi, hingga mampu menghasilkan karya dari apa yang dipelajari. Jika dulu anak-anak pergi ke perpustakaan untuk membaca, sekarang saat mereka membuka gadget, perpustakaan itu harus sudah ada di genggaman mereka," tegas Muhaimin membacakan sambutan Gubernur Kaltim.

Muhaimin juga menyoroti pentingnya pemerataan akses ilmu pengetahuan. Penguatan perpustakaan desa dan kota menjadi kunci agar anak-anak di wilayah pelosok Kalimantan Timur memiliki kesetaraan kesempatan belajar seperti masyarakat di perkotaan. Sinergi antara keluarga, sekolah, pemerintah, dan komunitas menjadi pondasi penting untuk mewujudkan visi "Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas".

Adapun rangkaian Puncak Gebyar Anugerah Festival Literasi Kaltim 2026 dimeriahkan dengan berbagai agenda edukatif dan apresiasi seni, di antaranya Penyerahan Penghargaan kepada Pemenang Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Tingkat Provinsi dan Lomba Bertutur SD/MI, Talkshow & Mendongeng Bersama, hingga Pentas Seni Literasi berupa penampilan dari 9 peserta Lomba Bertutur serta sajian Drama Musikal "Petualangan di Dunia Katak" oleh siswa-siswi SDN 008 Samarinda Ulu.

Sebagai informasi, rangkaian Festival Literasi Kaltim 2026 diselenggarakan hingga 19 September 2026 di Aula Tower Kadrie Oening (Dispora Kaltim), Samarinda. Acara gratis ini sukses menarik antusiasme publik dengan total mencapai 10.500 pengunjung (rata-rata 583 pengunjung per hari). Festival ini dimeriahkan dengan pameran dan bazar buku raksasa hasil kolaborasi dengan Out Of The Boox, seminar, kelas kreatif, bedah buku, hingga perlombaan literasi digital.

Acara puncak ini dihadiri oleh jajaran pejabat Pemprov Kaltim, DPRD Kaltim, Bunda Literasi se-Kaltim, DPK Kabupaten/Kota, TAGUPP Kaltim, jajaran perguruan tinggi, kepala sekolah, perbankan, BUMN/BUMD, media massa, serta belasan komunitas dan organisasi literasi se-Kaltim.

Adapun data pemenang Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026 sebagai berikut:

  1. Hasniah Nur Alfiyah – SDN 001 Balikpapan Tengah, Balikpapan – Juara 1.
  2. Muhammad Rhisyam Al-Zailani – SDN 001 Bontang Selatan, Bontang – Juara 2.
  3. Aqilah Zahra – SD YPPSB 1 Sangatta Utara, Kutai Timur – Juara 3.
  4. Lidwina Novena Rosa – SD Katolik Hati Kudus, Samarinda – Juara Harapan 1.
  5. Rizty Dian Pitaloka – SDN 003 Loa Kulu, Kutai Kartanegara – Juara Harapan 2.
  6. Aisyah Tri Asmoro – SDN 007 Tanjung Redeb, Berau – Juara Harapan 3.
  7. Ghaisan Dwibisana Darmawan – MIN 1 Paser, Paser – Juara Favorit.
  8. Naila Shakila Budi – SDN 010 Bongan, Kutai Barat – Juara Favorit.
  9. Aurelia Chatarine Tulung – SDN 003 Penajam, Penajam Paser Utara – Juara Favorit. (*)
Editor : Almasrifah
Festival Literasi Kaltim 2026 Gedung Olah Bebaya membaca dan menulis DPK Kaltim