BYD M6 DM: Mobil Hybrid Irit Sanggup Tempuh 1.300 Km Sekali Jalan

Ajie Chandra • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 20:39 WIB

 

LEBIH HEMAT: BYD M6 DM solusi kendaraan efisien sekaligus mampu menempuh jarak jauh tanpa perlu sering berhenti mengisi ulang bahan bakar maupun daya listrik
LEBIH HEMAT: BYD M6 DM solusi kendaraan efisien sekaligus mampu menempuh jarak jauh tanpa perlu sering berhenti mengisi ulang bahan bakar maupun daya listrik

BALIKPAPAN - Karakter geografis Kalimantan Timur yang membentang luas menuntut kendaraan dengan efisiensi tinggi serta daya jelajah panjang untuk mobilitas antarkota.

Perjalanan darat dari Balikpapan menuju Samarinda, Bontang, hingga Berau kerap memakan waktu berjam-jam. Situasi ini menjadikan biaya bahan bakar sebagai salah satu beban operasional paling signifikan bagi masyarakat.

Merespons tantangan tersebut, Haka Auto East Area menghadirkan BYD M6 DM (Dual Mode). Kendaraan berteknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) ini dirancang dengan konsep Electric-First guna memangkas konsumsi energi perjalanan jauh.

Operation General Manager Haka Auto East Area, Lucky Ismail Hariyanto, menerangkan bahwa karakter mobilitas warga di Kaltim menjadi pertimbangan mendasar pihaknya memboyong lini kendaraan tersebut.

"Kondisi geografis ini menjadi salah satu alasan kami menghadirkan BYD M6 DM sebagai solusi kendaraan yang efisien sekaligus mampu menempuh jarak jauh tanpa perlu sering berhenti mengisi ulang bahan bakar maupun daya listrik," ungkap Lucky Ismail Hariyanto.

Secara teknis, BYD M6 DM memadukan motor listrik sebagai penggerak utama bersama mesin bensin yang dirancang bekerja optimal mendukung efisiensi. Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) BYD Indonesia mengklaim mobil ini mampu menembus jarak hingga 1.300 kilometer saat tangki bensin dan baterai terisi penuh.

Dalam serangkaian pengujian bersama media otomotif nasional pada lintasan sekitar 150 kilometer dengan simulasi baterai dan tangki penuh, angka efisiensi diklaim dapat menyentuh 65 kilometer per liter. Bahkan sejumlah tes rute luar kota mencatat angka lebih tinggi sesuai gaya berkendara dan profil rute.

Sementara untuk pemakaian harian yang realistis tanpa menerapkan teknik berkendara hemat secara ekstrem, konsumsi bahan bakarnya stabil di rentang 19,5 hingga 27 kilometer per liter. Efisiensi tersebut dipengaruhi oleh kombinasi pasokan listrik, medan lintasan, serta gaya mengemudi.

Untuk menguji ketangguhan pada rute menanjak dan berliku, BYD Haka Bintaro menggelar uji mandiri menempuh jarak 250 kilometer dari Tangerang Selatan menuju Cikajang, Garut. Melintasi rute kombinasi tol dan pegunungan dengan beban kabin penuh, konsumsi tercatat 24 kilometer per liter dengan biaya bahan bakar sekitar Rp 185.000.

Lucky menggarisbawahi pentingnya uji coba jarak jauh tersebut karena sangat relevan dengan rute perjalanan di Kalimantan Timur yang berbukit dan panjang.

"Berbagai pengujian menunjukkan bahwa BYD M6 DM mampu menghadirkan efisiensi yang sangat tinggi dalam kondisi ideal dan rute yang relatif pendek. Namun bagi kami, yang lebih penting adalah membuktikan bahwa efisiensi tersebut tetap konsisten pada jarak yang lebih panjang dan medan yang lebih beragam," beber Lucky.

Relevan dengan Kebutuhan Industri dan Keluarga

Sebagai simpul aktivitas ekonomi Bumi Etam, Balikpapan memiliki intensitas mobilitas yang tinggi ke berbagai daerah sentra pertambangan dan perkebunan. Kebutuhan perjalanan dinas maupun urusan keluarga antarkota menuntut armada yang andal dan hemat.

Branch Manager BYD Haka Balikpapan, Ibadur Rohman, menegaskan bahwa keunggulan jarak tempuh dan efisiensi biaya energi menjadi jawaban tepat atas kebutuhan masyarakat lokal.

"Warga Balikpapan kerap melakukan perjalanan jarak jauh, baik untuk urusan pekerjaan maupun keperluan pribadi. Dengan jarak tempuh yang dapat mencapai 1.300 kilometer, BYD M6 DM menjadi pilihan yang tepat untuk mendampingi mobilitas masyarakat tanpa perlu khawatir sering berhenti mengisi bahan bakar di tengah perjalanan panjang," jelas Ibadur Rohman.

Ia menambahkan, efisiensi ini memberi imbas langsung pada penghematan pengeluaran rutin pengguna berintensitas perjalanan tinggi, sekaligus menjadi opsi ramah lingkungan tanpa rasa waswas kehabisan daya listrik di tengah jalan.

Saat ini jaringan diler Haka Auto di Kalimantan telah beroperasi di Balikpapan dan Banjarmasin, serta segera melebarkan sayap ke Samarinda. Selain varian PHEV M6 DM, diler ini juga menyediakan pilihan mobil listrik murni seperti BYD Atto 1 dan BYD M6 EV.

Ekspansi jaringan diler dan kehadiran teknologi Plug-in Hybrid ini diharapkan mampu memberikan ketenangan berkendara sekaligus menekan biaya operasional perjalanan masyarakat di Kalimantan Timur. (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Ismet Rifani
BYD M6 DM Lucky Ismail Hariyanto Mobil Hybrid Irit 1.300 Km Sekali Jalan