KALTIMPOST.ID, SAMARINDA—Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kalimantan Timur menggelar audiensi strategis bersama Gubernur Kaltim, Dr. H. Rudy Mas’ud, di Kantor Gubernur Kaltim, Senin (19/10).
Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban tersebut menjadi momen penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi profesi guru dalam mengawal pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Benua Etam.
Dalam audiensi tersebut, Gubernur Kaltim didampingi oleh sejumlah pejabat kunci daerah, di antaranya Asisten I Sekretariat Daerah, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud), serta Staf Ahli Bidang II.
Pada kesempatan tersebut, Ketua PGRI Kaltim, Prof. Dr. Yonathan Palinggi, menyampaikan laporan capaian berbagai program kerja PGRI Kaltim yang telah terealisasi.
Baca Juga: BSI dan Pemprov Kaltim Satukan Langkah, Dari Kaltim Menuju Baitullah
Di antaranya adalah pelaksanaan pelatihan satu juta guru mahir coding dan AI melalui program Smart Learning and Character Center (SLCC) Goes to School dan PGRI Power di sepuluh kabupaten/kota se-Kaltim, bantuan pendampingan advokasi hukum bagi tenaga pendidik, serta penguatan lembaga pendidikan di bawah naungan YPLP PGRI Kaltim.
"Kami melaporkan sejumlah program unggulan yang telah berjalan, terutama dalam hal digitalisasi guru seperti pelatihan coding dan AI bagi para pendidik di seluruh wilayah Kaltim. Kami juga menyampaikan gambaran objektif tantangan dunia pendidikan di Kaltim saat ini beserta usulan solusi konkret yang siap dipolakan bersama Pemprov Kaltim," ucapnya.
Baca Juga: IKIP PGRI Kaltim Latih UMKM Bebek Pinggir Sawah Tingkatkan Pemasaran Digital
Selain memaparkan capaian kerja, PGRI Kaltim secara resmi menyampaikan permohonan kesediaan Gubernur untuk membuka Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) PGRI Kaltim 2026.
Agenda tersebut dirangkai dengan Seminar Pendidikan serta pengukuhan Bunda Harum sebagai Bunda Guru Kaltim.
Tak hanya itu, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan PorseniJarProv ke-5 PGRI Kaltim di Kabupaten Paser, hingga Upacara Puncak HUT PGRI ke-81 dan Hari Guru Nasional (HGN) di Kota Tanah Grogot, yang sekaligus menjadi penutup ajang PorseniJarProv.
Sementara itu, Gubernur Kaltim, Dr. H. Rudy Mas’ud, mengaku sangat terkesan dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas perjuangan PGRI Kaltim dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Beliau menegaskan bahwa Pemprov Kaltim memberikan dukungan penuh terhadap agenda-agenda PGRI serta mengajak seluruh jajaran pendidik untuk menyukseskan visi dan misi pembangunan daerah melalui program unggulan "Gratis Pol".
"PGRI Kaltim telah menunjukkan dedikasi yang luar biasa dalam mengawal pembangunan sumber daya manusia di daerah kita. Pemprov Kaltim tentu memberikan dukungan penuh terhadap program-program PGRI. Kita butuh kolaborasi erat ini untuk menyukseskan program Gratis Pol demi mencetak generasi Kaltim yang berdaya saing tinggi," tegas Gubernur Kaltim, Dr. H. Rudi Mas’ud.
Lebih lanjut, Gubernur menekankan pentingnya pembinaan dan pengembangan kapasitas para tenaga pendidik sebagai fondasi utama kemajuan daerah.
Baca Juga: Prof Dr Unifah Rosyidi Pimpin PGRI Pusat, Tegaskan Kaltim Dinakhodai Prof Dr Yonathan Palinggi
Beliau berpesan agar para guru tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga memegang teguh nilai-nilai etika dan semangat kerja keras dalam membimbing generasi penerus.
"Dalam membangun sumber daya guru yang unggul, hal paling utama yang harus dimiliki adalah kompetensi, etos kerja keras, dan karakter sukses. Jika guru-gurunya memiliki ketiga hal ini, kualitas pendidikan Kaltim pasti akan melompat pesat," pungkasnya.
Turut hadir mendampingi Ketua PGRI Kaltim dalam audiensi tersebut, antara lain jajaran Wakil Ketua, Sekretaris Umum Sunaryo, Bendahara Umum, Ketua LKBH PGRI Kaltim Dr. Hairan, Ketua APKS PGRI Kaltim, Kepala Biro Olahraga, Seni, dan Budaya, serta Kepala Biro Penegakan Kode Etik Guru. (*)
Editor : Almasrifah