Obyek wisata ini memiliki keunikan dan daya tarik tersendiri, yang mana menawarkan wisata susur gua dan susur sungai dan wisata seperti ini merupakan yang pertama di Kabupaten Bumi Tana Purai Ngeriman.
Selain itu wisatawan juga dapat menikmati keindahan air terjun Geronggokng, wisatawan juga bisa menginap atau camping dengan memanfaatkan gazebo ataupun memasang tenda di dekat aliran Sungai Idatn.
Wisata Gerongokng mudah dijangkau, tidak jauh dari ibu kota kabupaten. Hanya berkisar 20-30 menit berkendara dari ibu kota kabupaten berjuluk Kabupaten Beradat tersebut.
Pegawai Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Barat Sabinus mengatakan, objek wisata Gerongokng cukup ramai dikunjungi wisatawan, terutama wisatawan lokal Kutai Barat (Kubar) sejak di buka bulan Maret lalu.
"Setiap hari ramai pengunjung,berkisar 50-70 orang di hari biasa. Kalau libur akhir pekan seperti saat ini bisa mencapai 70-300, orang" ungkap pria yang sudah lama bertugas di obyek wisata Geronggokng kepada Kaltimpost.Id, Minggu (7/7/2024).
Ditambahkannya, bahkan saat libur keagamaan seperti libur Lebaran lalu, wisatawan mencapai ribuan orang memadati obyek Geronggokng.
Untuk menikmati keindahan obyek wisata Geronggokng pengelola memberlakukan karcis masuk sebesar Rp 5.000 per orang.
"Wisatawan juga bisa camping, kalo pakai Gazebo kita siapkan tikar, biayanya Rp 200 ribu permalam," tambahnya.
Bahkan di objek wisata Gerongokng yang merupakan kolaborasi Pemkab Kubar melalui Dinas Pariwisata dan Pemerintah Kampung Engkuni Pasek melalui Kelompok Sadar Wisata ( Pokdarwis) juga menyediakan fasilitas parkiran, Gasebo dan sound sistem untuk di sewa wisatawan yang ingin menggunakan wisata ini untuk kegiatan keagamaan maupun rapat.
"Untuk susur gua, pengunjung wajib menggunakan jasa tour guide yang disiapkan oleh pengelola," pungkasnya.
Untuk diketahui obyek wisata Geronggokng sebelum memanjakan wisatawan dengan berbagai jenis wisata, obyek wisata ini lebih dulu dikenal dengan keunikan air terjun Geronggokng, dimana air sungai Idatn jatuh di celah batu-batuan alam yang menyerupai lorong dengan diapit batu - batu berukuran besar. Aliran air dari jantur Geronggokng juga dimanfaatkan masyarakat kampung Engkuni untuk air bersih
Baca Juga: Teluk Sulaiman, Gerbang Wisata Pantai di Berau Kaltim yang Tawarkan Keindahan Laut
Editor : Uways Alqadrie