KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-79 di Ibu Kota Nusantara (IKN) tinggal menyisakan 1,5 bulan lagi.
Pemerintah terus bekerja keras dalam menyiapkan berbagai sarana dan prasarana penunjang untuk upacara tahunan ini.
Salah satu aspek utama yang menjadi perhatian adalah kesiapan lapangan upacara, yang pembangunannya ditargetkan rampung dalam waktu dekat.
Lapangan upacara yang termasuk dalam paket kegiatan Pembangunan Bangunan Gedung Istana Negara dan Lapangan Upacara di Kawasan Istana Kepresidenan di Ibu Kota Negara telah dikerjakan oleh PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP) sejak November 2022.
PTPP memimpin konsorsium yang menggarap dua proyek senilai Rp 1,34 triliun ini. Khusus untuk pembangunan lapangan upacara yang merupakan pusat dari perayaan HUT Kemerdekaan RI tersebut, telah memasuki tahap akhir.
Pemerintah terus mempercepat pembangunan untuk memastikan seluruh fasilitas dan infrastruktur pendukung siap digunakan saat upacara di IKN.
“Pemerintah, di bawah koordinasi Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat), berupaya semaksimal mungkin untuk menyelesaikan seluruh persiapan upacara kemerdekaan dengan baik," kata Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Kepala Otorita IKN, Raja Juli Antoni, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (10/7).
"Tahap finalisasi pembangunan Gedung Istana Negara dan Lapangan Upacara di Kawasan Istana Kepresidenan di IKN tengah dilakukan untuk memastikan infrastruktur siap digunakan," lanjutnya.
Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) ini juga menyebutkan bahwa dengan capaian realisasi pembangunan lapangan upacara di Kawasan Istana Kepresidenan yang baik, dia optimistis upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-79 di IKN dapat terlaksana dengan lancar.
Menurutnya, upacara ini akan menjadi momen bersejarah bagi masyarakat Indonesia.
“Kami optimistis proyek ini dapat selesai dengan kualitas yang baik,” ujar Raja Juli Antoni.
Dia juga berharap peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-79 di IKN, yang akan dilaksanakan pada 17 Agustus 2024 nanti, dapat menjadi momentum untuk membangkitkan semangat kebangsaan dan mempererat persatuan di antara seluruh rakyat Indonesia.
“Otorita IKN dan pemerintah berkomitmen untuk menyelenggarakan upacara ini dengan sebaik-baiknya,” tambahnya. (kip)
Editor : Thomas Dwi Priyandoko