Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Nasdem Hermawi Taslim mengutarakan bahwa Partai Nasdem telah menemukan kesepakatan sore tadi.
"Sore ini kami telah membulatkan tekad menyepakati untuk Pilkada DKI. Pak Surya Paloh yang memimpin rapat tadi langsung menetapkan bapak Anies Baswedan sebagai calon gubernur DKI Jakarta dari Partai Nasdem," jelasnya di Nasdem Tower, Jakarta, Senin (22/7).
Dalam rapat tersebut juga dinyatakan, Nasdem akan mendukung dan membebaskan Anies menentukan wakilnya di Pilkada DKI, namun dengan satu syarat.
"Pak Anies juga diberikan kebebasan sepenuhnya untuk menentukan siapa wakilnya dengan satu syarat wakil itu tidak boleh dari Partai Nasdem," ucap Hermawi.
Namun, Nasdem memberikan tenggat waktu selambat-lambatnya 1 bulan untuk Anies deklarasi bersama pasangannya.
"Selambat-lambatnya tanggal 22 Agustus 2024 tapi bisa lebih cepat, kalau pak Anies bisa menyelesaikan PR-nya dalam waktu tiga hari berarti tanggal 25 dan seterusnya kira-kira seperti itu," ujar Hermawi.
Selain Nasdem, dua partai lain juga telah lebih dulu memberikan dukungannya kepada Anies pada Pilkada Jakarta 2024. Yaitu, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
"Kita sudah dengar yang sudah deklarasi sebelumnya, pertama adalah PKB, kedua adalah PKS dan kita sudah melakukan pembicaraan," ujar Anies Baswedan dalam jumpa pers di Nasdem Tower.
Politikus 55 tahun itu menyatakan bahwa akan mengemban dan memperjuangkan amanat yang telah diberikan Nasdem tersebut.
"Amanat yang diembankan oleh Partai Nasdem ini kami terima dan kami akan junjung dengan sebaik-baiknya sehormat-hormatnya dan akan berjuang bersama-sama sebaik baiknya untuk warga Jakarta yang Insyallah nanti dampaknya bisa dirasakan oleh semua," kata dia.
Editor : Almasrifah