Pilot yang selamat mengalami cedera mata dan dirawat di Rumah Sakit Kathmandu Medical College, namun luka yang ada dilaporkan tidak mengancam jiwanya. Bandara Kathmandu ditutup sementara setelah kecelakaan tersebut, namun dibuka kembali dalam beberapa jam, kata para pejabat.
Pesawat Saurya Airlines tersebut mengangkut sekitar 19 orang penumpang menuju ke Pokhara, sebuah kota wisata populer. Selain itu, terdapat 17 staf teknis Saurya Airline dan dua awak di dalam pesawat.
Pesawat Saurya Airlines itu lepas landas sekitar pukul 11.10 waktu setempat dari Bandara Internasional Tribhuvan di Kathmandu. Namun, pesawat mengalami kegagalan teknis di udara dan berbelok ke kanan sebelum jatuh di bagian timur bandara.
Tayangan televisi menunjukkan pesawat terbang rendah di atas landasan pacu sebelum miring dan jatuh.
Bandara Internasional Tribhuvan adalah bandara yang terletak di puncak dataran tinggi yang dikelilingi ngarai dan lembah yang dalam di semua sisinya. Ini adalah salah satu bandara paling berisiko di dunia.
Tayangan televisi memperlihatkan, sebelum jatuh, pesawat sempat miring diatas landasan pacu.
Tak lama setelah itu, pesawat dilaporkan jatuh di sebuah lahan perkebunan. Meskipun tidak hujan saat kejadian, visibilitas di Kathmandu memang rendah.
Seorang pejabat Saurya Airlines mengatakan bahwa pesawat tersebut adalah pesawat CRJ-200 dengan 50 kursi dengan registrasi 9N-AME.
Menurut pelacakan penerbangan Flightradar24, Saurya saat ini mengoperasikan dua jet regional CRJ-200, sebuah program yang dimiliki oleh Bombardier Kanada tetapi dibeli oleh Mitsubishi Heavy Industries pada tahun 2020.
Saurya mengatakan bahwa mereka masih memiliki satu CRJ-200 lagi dalam armadanya.
Nepal adalah rumah bagi delapan dari 14 puncak gunung tertinggi di dunia. Sejak tahun 2000, hampir 350 orang tewas dalam kecelakaan pesawat atau helikopter di negara Himalaya ini. Medan yang sulit dan bandara yang terletak di pegunungan terpencil sering kali menjadi faktor yang mempersulit penerbangan di wilayah tersebut.
2023 lalu, sebuah pesawat Yeti Airlines jatuh di Pokhara dan menewaskan 72 orang di dalamnya, termasuk lima warga India. Kemudian 1992, 167 orang yang berada di dalam pesawat Pakistan International Airlines tewas ketika jatuh saat mendekati bandara Kathmandu.
Baca Juga: Ridwan Kamil Siap Ikuti Arahan Partai di Pilkada 2024
Editor : Uways Alqadrie