Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Jokowi Gelar Sidang Kabinet Perdana di IKN Nusantara, Tekankan Transformasi Besar Indonesia

Dwi Puspitarini • Senin, 12 Agustus 2024 | 13:09 WIB
Presiden Jokowi memimpin sidang kabinet paripurna pertama di Istana Garuda, IKN Nusantara, Kalimantan Timur, Senin (12/8/2024).
Presiden Jokowi memimpin sidang kabinet paripurna pertama di Istana Garuda, IKN Nusantara, Kalimantan Timur, Senin (12/8/2024).

 

KALTIMPOST.ID, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin sidang kabinet paripurna perdana di Istana Garuda, Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur.

Sidang ini memiliki keistimewaan tersendiri karena merupakan yang pertama kali digelar di ibu kota baru Indonesia.

Sidang paripurna ini berlangsung di lantai satu Istana Garuda, IKN Nusantara, pada Senin pagi (12/8/2024).

Sebelum memulai rapat, Wakil Presiden Ma'ruf Amin membacakan doa sebagai pembuka.

Dalam pengantarnya, Presiden Jokowi menyapa Wakil Presiden Ma'ruf, Menteri Pertahanan sekaligus Presiden terpilih Prabowo Subianto, serta seluruh jajaran menteri yang hadir.

"Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT pada pagi hari ini kita bisa melakukan sidang paripurna yang istimewa karena dilaksanakan pertama kali di Ibu Kota Negara Nusantara," ujar Jokowi.

Jokowi menyebut IKN sebagai "kanvas mengukir masa depan," yang menjadi simbol transformasi besar bagi Indonesia.

Ia menekankan bahwa tidak banyak negara yang memiliki kesempatan untuk membangun ibu kota dari nol seperti yang dilakukan Indonesia di IKN.

Lebih lanjut, Jokowi menjelaskan bahwa IKN dibangun dengan konsep forest city atau kota hutan, yang dikelilingi oleh banyak ruang hijau, berbeda dari kota beton atau kota kaca.

IKN juga dirancang sebagai smart city yang didukung teknologi canggih dan menjadi kota yang nyaman untuk ditinggali.

"Pagi tadi kita merasakan betapa sejuk, dingin, dan segarnya udara di sini karena kualitas udara yang sangat baik dengan indeks kualitas udara hanya berada di angka 6, jauh di bawah batas maksimal 50," tambah Jokowi.

Jokowi juga mengungkapkan bahwa perpindahan ibu kota bukan hanya tentang perubahan fisik, melainkan juga tentang perubahan pola pikir, pola kerja, dan mobilitas.

IKN akan menggunakan kendaraan listrik dan energi hijau, serta menerapkan bangunan ramah lingkungan (green building) dan aksesibilitas yang diutamakan untuk pejalan kaki dan pengguna sepeda.

Dalam sidang tersebut, Jokowi juga menyoroti pentingnya ekonomi hijau dan ekonomi digital yang akan menjadi pilar utama di IKN.

Ia menyebutkan bahwa investasi sebesar Rp 56,2 triliun telah masuk ke IKN dari sektor pendidikan, kesehatan, logistik, perbankan, dan teknologi, di luar anggaran APBN.

Selain itu, Jokowi juga menyampaikan kekhawatirannya terkait penurunan Purchasing Managers Index (PMI) Indonesia yang masuk ke level kontraksi pada Juli 2024. Presiden meminta jajarannya untuk mencari penyebab utama penurunan tersebut dan segera mengambil langkah antisipatif.

"Penurunan PMI ini sudah terjadi selama 4 bulan terakhir. Saya ingin agar hal ini diperhatikan dengan serius dan segera diambil tindakan untuk mengatasinya," tegas Jokowi.

Sidang kabinet paripurna ini menjadi momen penting bagi pemerintahan Jokowi dalam mewujudkan visi pembangunan di IKN dan mengatasi tantangan ekonomi yang dihadapi Indonesia. (*)

Editor : Dwi Puspitarini
#green building #smart city #forest city #visi pembangunan #ibu kota negara #kalimantan timur #sidang kabinet paripurna perdana di Istana Garuda