Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Babak Baru Pengungkapan Misteri Kematian Amel, Pihak yang Tahu Informasi tentang Korban, Besok Akan Diperiksa Polisi

Sunardi • Kamis, 15 Agustus 2024 | 19:36 WIB

Salfinus Mulyono dan Rustina Yutwilda, kedua orang tua Amel (foto kiri). (FOTO: DOK/KP)
Salfinus Mulyono dan Rustina Yutwilda, kedua orang tua Amel (foto kiri). (FOTO: DOK/KP)
KALTIMPOST.ID, Sejak Selasa (13/8/2014) lalu, Amellinda Sari alias Amel (9) ditemukan tak bernyawa setelah 13 hari menghilang, Polres Kutai Barat mendapat tugas berat mengungkap misteri kematian Amel. 

 

Perempuan cantik yang baru duduk di kelas 3 tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan, kepala tanpa rambut dan tanpa kaki kiri. Kaki kanan juga terlihat patah, celana dan sandal korban terpisah jauh dari jasadnya yang separuh terkubur di dalam lumpur. 

 

Kondisi itulah yang kini menjadi bisik-bisik di kalangan warga Kampung Jengan Danum, Kecamatan Damai, Kabupaten Kutai Barat, Kaltim, tempat orang tua Amel tinggal. 

 

Mengungkap misteri kematian polisi akan melakukan pemeriksaan terhadap pihak terkait yang diduga tahu banyak tentang kejadian tersebut. 

 

Apalagi kematian tragis yang dialami siswa kelas 3 SD tersebut menuai reaksi simpati banyak pihak, tidak sedikit yang menginginkan agar dilakukan autopsi agar penyebab kematian terang benderang.

Kamis (15/8/2024) 14.00 Wita, jenazah Amel dimakamkan di pemakaman umum Kampung Jengan Danum, letaknya tidak jauh dari lokasi Amel ditemukan dalam keadaan sudah tak bernyawa.

 

Lalu siapa saja yang akan diperiksa atau diminta keterangan. Polres Kutai Barat masih enggan mengungkapkan. "Kami terus maksimalkan penyelidikan. Yang jelas kami akan melakukan pemeriksaan kepada pihak terkait," terang Kasatreskrim Polres Kubar AKP Asriadi kepada Kaltimpost.co.id.

 

Asriadi menambahkan, sejak penemuan mayat, polisi telah melakukan visum di RSUD HIS untuk mencari tahu penyebab kematian Amel. Bahkan, pihak kepolisian siap menanggung semua biaya autopsi, lantaran kematian bocah 9 tahun itu dianggap tidak wajar. 

 

Namun, lanjut dia, pihak keluarga menolak dengan alasan agar jasad Amel segera dikuburkan karena kondisinya yang semakin membusuk.

 

Sebelumnya Amel dikabarkan menghilang sejak (1/8/2024) setelah 13 hari, akhirnya Amellinda Sari alias Amel (9) ditemukan tak bernyawa, Selasa (13/8/2014) pukul 12.00 Wita. Penemuan yang menggegerkan warga 

 

Sebagian besar warga berkeyakinan Amel menjadi korban pembunuhan! Masalahnya sekarang, siapa pelakunya? Meski telah 13 hari menghilang, tepatnya Kamis, 1 Agustus 2024, kondisi mayat tidak terlalu berbau dan busuk. 

Diduga waktu kematian Amel antara satu atau dua hari ini. Keyakinan bahwa Amel menjadi korban pembunuhan, terutama pada rambut korban yang tidak ada. Di lokasi tempat penemuan mayat, juga tidak ditemukan potongan rambut korban. 

 

Lokasi korban ditemukan letaknya tidak jauh dari area pemakaman Kampung Jengan Danum, bahkan area sekitar pernah disisir sebelumnya saat keluarga dan tim BPBD, hanya saja memang tidak sampai ke rawa-rawa tempat jenazah Amel ditemukan.

 

TKP penemuan jasad korban jarang dilalui warga,dan tidak pernah ada laporan warga jika di area sekitar penemuan jasad korban ada berkeliaran binatang buas.

Editor : Uways Alqadrie
#Amellinda Sari alias Amel melak #Kutai Barat #tewas