KALTIMPOST.ID-Sejumlah komika ikut turun dalam demonstrasi penolakan pengesahan RUU Pilkada sekaligus mengawal putusan Mahkamah Konstitutisi (MK) di depan DPR RI, Jakarta, Kamis (22/8/2024).
Mereka yang terpantau adalah Abdel Achrian, Arie Kriting, Andovi da Lopez, Ananta Rispo, Bintang Emon, Mamat Alkatiri, dan Rigen Rakelna. Adjies Doaibu, dan Abdur Arsyad.
Mereka pun ikut menyerukan kepada para peserta aksi untuk kompak bersatu mengawal demokrasi yang dinilai telah dirusak oleh kekuasaan.
Terutama dengan mengawal putusan MK baru-baru ini yang diindikasikan akan dianulir lewat revisi Undang-Undang Pilkada oleh DPR RI.
Dalam kesempatannya berorasi, beberapa komika melemparkan roastingan yang kena banget dengan situasi Indonesia saat ini.
Adjis Doaibu saat berbicara di depan massa mengatakan, “Kami dari Stand Up Indo, yang mungkin kini sudah jadi ormas, meski tidak dapat jatah tambang.”
"Sebenarnya kita gak pengin ke sini, karena kita pengin percaya aja (sama DPR). Tapi seperti kata anak-anak Tiktok, itu gak bisa Yura, gak bisa.”
Abdur Arsyad yang bergantian memegang mic juga tak kalah garang dalam mimbar bebas tersebut.
“Jangan harap kami lucu di sini, karena yang di dalam sana lebih lucu (sambil menunjuk gedung DPR RI.”
Runner-up Stand Up Comedy 2014 itu pun masih memiliki banyak roastingan.
“Kawan-kawan kita semua berkumpul di sini, kita semua cari kerja sendiri, bukan dibantu bapaknya!”
“Dan mohon maaf kepada bapak ibu yang kena macet hari ini, tapi kami akan bawa demokrasi tidak macet lima tahun ke depan,” serunya disambut tepuk tangan para demonstran lainnya.
Sementara itu, komika Arie Kriting berbeda dengan rekannya dengan membakar semangat para peserta aksi.
“Kita akhirnya melihat wakil rakyat tidak mewakili suara rakyat. Kawal terus, kawal!”
Editor : Thomas Dwi Priyandoko