Dalam pemilihan yang akan diselenggarakan pada 27 November nanti, Bupati Kutai Timur (Kutim) periode 2009-2015 ini masih menggandeng Hadi Mulyadi sebagai wakilnya, setelah mendapat dukungan dari PDIP dan Partai Demokrat.
Isran Noor tercatat pernah melaporkan harta kekayaannya kepada negara saat masih menjabat sebagai kepala daerah.
Laporan harta kekayaan pejabat negara (LHKPN) merupakan kewajiban berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara Yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme.
Dilansir dari E-lhkpn pada tanggal penyampaian 9 Maret 2024, total harta kekayaan Isran Noor senilai Rp 20,9 miliar.
Kekayaan pria kelahiran Sangkulirang, Kutim, ini didominasi oleh aset tidak bergerak yang merupakan hasil sendiri, meliputi tanah dan bangunan senilai Rp 16,1 miliar.
Tercatat tidak memiliki utang, Isran Noor juga melaporkan sebuah kendaraan roda empat Pajero Sport yang diketahui merupakan pemberian.
Berikut Daftar Harta Kekayaan Isran Noor:
- Tanah dan Bangunan (Rp16.189.048.000)
- Tanah dan bangunan di Kab/Kota Samarinda seluas 744 m2/800 m2, hasil sendiri: Rp15.212.040.000
- Tanah di Kab/Kota Samarinda seluas 645 m2, hasil sendiri: Rp550.000.000
- Tanah di Kab/Kota Samarinda seluas 5.873 m2, hasil sendiri: Rp375.872.000
- Tanah di Kab/Kota Samarinda seluas 799 m2, hasil sendiri: Rp51.136.000
- Alat Transportasi dan Mesin (Rp170.000.000)
- Mobil Pajero Sport Mopen/Jeep Tahun 2011, hadiah: Rp170.000.000
- Harta Bergerak Lainnya: 0
- Surat Berharga: 0
- Kas dan Setara Kas: Rp4.582.795.133
- Harta Lainnya: 0
- Hutang: 0
Total Harta Kekayaan: Rp20.941.843.133
Profil Isran Noor
Lahir pada 20 September 1957, Isran Noor merupakan penganut agama Islam. Dari pernikahan dengan sang istri, Norbaiti (almarhum), Isran dikaruniai 1 putra dan 2 putri, bernama M Rahman Isran, Siti Rahmawai Isran, dan Siti Annisa.
Pendidikan Isran Noor
Isran Noor menempuh pendidikan dasar dan pertamanya di tanah kelahirannya, Sangkulirang, Kutim, yaitu di SDN 1 Sangkulirang dan SMP YPS Sangkulirang.
Kemudian, Isran pindah ke Kota Samarinda untuk melanjutkan pendidikan di MA Negeri 1 Samarinda. Ia masih di kota yang sama saat menempuh pendidikan tinggi dengan berkuliah di Universitas Mulawarman.
Sebelum lulus sarjana pada 1980 lalu, Isran dikenal sebagai mahasiswa yang aktif semasa kuliah, bahkan ia pernah menjabat ketua BEM Fakultas Pertanian.
Politikus 66 tahun ini melanjutkan pendidikan masternya pada 2001 di Universitas Dr Soetomo. Isran juga mengejar gelar doktor pada 2012 di Universitas Padjadjaran.
Perjalanan Karir Isran Noor
Isran mengawali karirnya sebagai seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Pemprov Kaltim. Sebelum terjun ke dunia perpolitikan, Isran menduduki posisi kepala bidang dan asisten ekbang.
Untuk selengkapnya, simak rincian berikut ini perjalanan karier Isran Noor yang menarik untuk diketahui:
- PNS Pemprov Kaltim: 1981 - 1985
- Kepala Bidang Usaha Pertanian Pemprov Kaltim: 1996 - 2000
- Asisten Ekbang Setdakab Kutai Timur: 2001 - 2004
- 2006-2008: Wakil Bupati Kutai Timur
- 2008-2011 & 2011-2015: Bupati Kutai Timur
- 2018-2023: Gubernur Kalimantan Timur
- 2022-2023: Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia
Saat ini, untuk maju di Pilgub Kaltim 2024, pasangan calon Isran Noor dan Hadi Mulyadi didukung oleh PDIP yang memiliki 9 kursi dan Partai Demokrat dengan 2 kursi. (*)
Editor : Almasrifah