KALTIMPOST.ID, BADUNG-Bangunan satu tingkat itu berdiri di Jalan Sunset Road, Kelurahan Legian, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung. Di sana berdiri Kopi Johny Bali Cabang Balikpapan. Pasangan suami-istri, Jaka Dharma dan Wiwin Hendra yang jadi kreatornya.
“Memang namanya ini terkesan aneh. Harusnya Kopi Johny Balikpapan Cabang Bali. Kami sengaja buat begitu, agar ada relasinya dengan yang di Balikpapan,” ucap Jaka didampingi Wiwin, sang owner dalam Grand Opening Kopi Johny Bali Cabang Balikpapan, Sabtu (31/8).
Jaka mengatakan, sama seperti yang di Balikpapan, selain tempat ngopi, Kopi Johny Bali juga menjadi wadah untuk diskusi. Juga menjadi tempat untuk konsultasi hukum secara gratis.
Dia mengaku, sebenarnya Kopi Johny Bali ini sudah lebih dulu beroperasi. Namun atas dorongan mertuanya, Yunita Indarini yang juga owner Kopi Johny Balikpapan, mereka mengambil alih. Itu pula yang melatarbelakangi penulisan nama Kopi Johny Bali Cabang Balikpapan.
Sebelumnya, Kopi Johny Bali menyajikan menu-menu non-halal. Sekarang, kata Jaka, semua menu halal. “Kami bersinergi dengan Kopi Johny Balikpapan. Kami juga menawarkan hiburan musik. Sebulan sekali bisa mendatangkan artis nasional. Ini yang membedakan kami di Bali dan Balikpapan dengan yang di Jakarta tanpa hiburan musik,” jelasnya.
Dalam grand opening Kopi Johny Bali Cabang Balikpapan, manajemen juga mendatangkan langsung pemilik brand Kopi Johny, Johny Poluan. Hadir juga pengacara kondang, Hotman Paris yang merupakan ikon dari Kopi Johny.
Hotman menuturkan, awal mula dirinya dekat dengan Kopi Johny. Kala itu, dia bekerja di sebuah kantor advokat di Kelapa Gading, Jakarta. Sementara rumahnya di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. Dari situ, dia sering melewati Kopi Johny yang berada di Kelapa Gading.
Karena alasan jarak dan kemacetan, dia memutuskan pindah rumah di Kelapa Gading. Agar lebih dekat dengan kantor. “Di situ saya suka nongkrong di Kopi Johny. Karena saya nongkrong di sana, banyak artis datang. Pejabat hingga menteri juga ikut nongkrong. Saat berada di Kopi Johny, saya sering posting di medsos. Orang menganggap saya sebagai pemilik. Padahal ada pemilik aslinya,” kelakar dia.
Hotman menegaskan, dirinya memberikan pelayanan hukum itu bukan mencari popularitas. “Saya mengalir saja seperti air. Yang datang ke Kopi Johny itu tangis demi tangis. Kasus pemerkosaan dan kekerasan lainnya. Akhirnya saya bentuk Hotman 911 untuk konsultasi hukum secara gratis,” ungkapnya.
Dia berharap Kopi Johny Bali di tangan Yunita Indarini bersama anak-anaknya bisa lebih maju. Sehingga lebih banyak turis datang. “Saya melihat banyak turis yang mencari sarapan di Bali. Jadi perlu menu andalan yang mesti disediakan,” sarannya.
Selaku owner, Yunita Indarini yang didampingi Anwar Sadat mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung keberadaan Kopi Johny Bali Cabang Balikpapan. Menurutnya, keberadaan kedai ini juga akan berperan dalam perekonomian di Badung maupun Bali. Dengan harapan bisa menambah pilihan lokasi ngopi di Bali. “Balikpapan dan Bali akan bersinergi,” kata Yunita.
Anwar menambahkan, dengan dibukanya Kopi Johny Bali, diharapkan akan menambah cabang di kota-kota lainnya. Dengan begitu, bisa membantu daerah menyerap tenaga kerja lokal. “Kami yakin akan terus berkembang,” harap Ketua Hotman 911 Cabang Balikpapan itu.
Adapun sejumlah artis dan penyanyi senior hadir dalam grand opening tersebut. Di antaranya Ermy Maryam Nurjannah Kullit dan Paramitha Rusady. Sementara dari Balikpapan, hadir Director of Operational Platinum Hotel Indonesia sekaligus Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Balikpapan Soegianto dan Bakal Calon Wakil Wali Kota Balikpapan Syukri Wahid serta sejumlah pengusaha lainnya. (rom)
Editor : Romdani.