KALTIMPOST.ID, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa harga tanah di Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur masih tergolong murah pada tahun ini.
Namun, ia memperingatkan bahwa harga tersebut bisa melonjak drastis pada tahun depan. "Harga tanah sekarang masih murah pada tahun ini. Tapi pada tahun depan kita tak tahu, harga tanah bisa lipat dua kali, bisa lipat tiga kali, bahkan bisa lipat hingga 10 kali," kata Jokowi saat menghadiri groundbreaking proyek Delonix Nusantara di IKN, Rabu (25/9), sebagaimana disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Presiden Jokowi mengajak para investor untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan berinvestasi di IKN pada tahun ini.
Menurutnya, dengan harga tanah yang masih terjangkau, ini adalah waktu yang tepat bagi calon investor untuk mulai melakukan investasi. "Perlu saya ingatkan, kalau mau investasi, tahun ini adalah saat yang tepat," tambah Jokowi.
Groundbreaking Delonix Nusantara yang dihadiri Jokowi adalah tanda bahwa pembangunan di IKN terus bergerak maju.
Delonix Group, perusahaan asal China, berencana untuk menginvestasikan Rp 500 miliar dalam proyek ini, yang akan mencakup pembangunan hotel, apartemen, perkantoran, serta pusat olahraga dan kebugaran di atas lahan seluas 24 ribu meter persegi.
Menurut Jokowi, kehadiran Delonix Group adalah bukti bahwa investasi dari luar negeri mulai berdatangan ke IKN. "Ini adalah tanda kepercayaan diri investor asing terhadap potensi IKN sebagai pusat pertumbuhan baru di Indonesia," ungkapnya.
Baca Juga: Masa Kampanye Pilkada 2024 Dimulai, Ini Aturan dan Larangannya
Presiden juga berharap bahwa investasi besar ini bisa menarik lebih banyak investor lainnya untuk ikut serta membangun IKN.
Proyek ini bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam mewujudkan IKN sebagai pusat kegiatan ekonomi baru di Indonesia.
Jokowi menambahkan bahwa perkembangan investasi yang datang ke IKN tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga menjadi sinyal positif bagi investor lainnya yang masih mempertimbangkan untuk berinvestasi di wilayah ini.
"Investasi ini menunjukkan bahwa IKN memiliki daya tarik yang sangat besar, baik dari dalam negeri maupun mancanegara," katanya.
Delonix Nusantara sendiri akan menjadi salah satu proyek besar di IKN yang diharapkan selesai dalam beberapa tahun ke depan.
Dengan fasilitas lengkap yang mencakup hotel, apartemen, dan pusat olahraga, proyek ini akan menjadi bagian penting dalam ekosistem bisnis dan hunian di IKN.
Lebih lanjut, Jokowi menegaskan bahwa pembangunan IKN tidak hanya berfokus pada fisik infrastruktur, tetapi juga pada pembentukan ekosistem yang mendukung kehidupan modern dan berkelanjutan.
"Kami membangun IKN tidak hanya untuk saat ini, tetapi untuk masa depan Indonesia," ujarnya.
Dengan harga tanah yang diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan pembangunan infrastruktur, Jokowi mengingatkan para calon investor untuk tidak menunda kesempatan yang ada.
"Harga tanah bisa naik drastis. Oleh karena itu, bagi yang berminat, saya sarankan untuk berinvestasi sekarang, sebelum harga tanah melonjak tinggi," tegasnya.
Pemerintah juga terus berupaya menarik lebih banyak investasi dengan menawarkan berbagai insentif dan kemudahan bagi para investor yang ingin terlibat dalam pembangunan IKN.
Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi investor, terutama dari mancanegara, yang melihat potensi pertumbuhan ekonomi di wilayah ini.
Baca Juga: Wanita Muda Tersangka Pembunuhan Bayi di Rest Area Tol Pemalang: Kronologi dan Fakta Terbaru
Dengan masuknya investasi besar seperti Delonix Group, IKN diharapkan dapat segera berkembang menjadi kota yang modern dan berkelanjutan, sesuai dengan visi pemerintah untuk menjadikan IKN sebagai pusat pertumbuhan baru di Indonesia.
"IKN akan menjadi salah satu kota yang paling maju dan modern di Asia Tenggara, dan kami akan memastikan pembangunan berjalan dengan baik," tutup Jokowi.
Groundbreaking proyek Delonix Nusantara menjadi salah satu langkah penting dalam perjalanan pembangunan IKN.
Ini menandakan bahwa investasi dari luar negeri sudah mulai mengalir dan optimisme terhadap IKN semakin meningkat. (*)
Dapatkan info dan berita update lain dari Kaltim Post. Gabung/join dengan klik >> Whatsapp Channel Kaltim Post
Editor : Dwi Puspitarini