KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN- Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) sedang mempersiapkan kegiatan peletakan baru pertama atau groundbreaking investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN) terakhir untuk Presiden Joko Widodo.
Hal ini dilakukan menjelang berakhirnya masa jabatan Joko Widodo sebagai Kepala Negara pada 20 Oktober nanti.
Groundbreaking Tahap 9 di IKN ini direncanakan akan dilaksanakan pada 10 dan 11 Oktober 2024.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Otorita IKN Mochamad Basuki Hadimuljono mengatakan pihaknya sedang menyiapkan pelaksanaan Groundbreaking Tahap ke-9 pada pekan ini.
Hal ini juga jadi momentum perpisahan dengan Presiden Joko Widodo di akhir masa jabatannya. Selain sejumlah proyek investasi yang akan di-groundbreaking, juga ada peresmian proyek infrastruktur di IKN yang sudah rampung.
“Mudah-mudahan nanti masih ada satu groundbreaking lagi, sebelum masa jabatan Presiden Joko Widodo berakhir. Beliau ke sini (IKN), tanggal 10-11 Oktober. Bisa ada peresmian, dan juga ada groundbreaking,” katanya kepada Kaltim Post.
Baca Juga: Presiden Lebih Pilih Tanda Tangani Surpres Capim dan Cadewas KPK daripada Keppres Pemindahan IKN
Akan tetapi, pria yang juga menjabat sebagai Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ini masih belum dapat merincikan proyek pembangunan yang akan diresmikan Presiden Joko Widodo.
Maupun dengan investor swasta yang akan melaksanakan groundbreaking nanti. “Saya belum bisa saya sampaikan pastinya. Tapi sedang difinalkan progress kesiapannya. Untuk saatnya nanti kita umumkan,” jelas Mochamad Basuki Hadimuljono.
Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Kepala Otorita IKN Raja Juli Antoni menambahkan sampai dengan Groundbreaking Tahap 8, nilai keseluruhan investasi swasta domestik maupun asing yang sudah masuk ke IKN sejumlah Rp 53,7 triliun.
Mochamad Basuki Hadimuljono berharap melalui Groundbreaking Tahap 9 nanti, nilai investasi di IKN akan terus bertambah. Seiring dengan keramaian yang tercipta di IKN, semakin menarik calon investor untuk berkontribusi pada pembangunan IKN.
“Saya belum hitung jumlah investasinya yang sudah masuk berapa, tapi mudah-mudahan bisa bertambah lagi. Salah satunya untuk menarik investor adalah dengan cara menghidupkan IKN. Semakin banyak crowd (keramaian), maka semakin mudah investor untuk datang,” harapnya.
Presiden Joko Widodo saat melakukan kunjungan kerja ke IKN, Minggu (6/10) juga menyampaikan akan kembali datang ke IKN jika persiapan pelaksanaan Groundbreaking Tahap 9 sudah tuntas. “Terserah kepala OIKN (Otorita IKN), kalau memang ada ya, saya datang,” katanya.
Sebagai informasi, Groundbreaking Tahap 8 telah dilaksanakan pada 25 September 2024 lalu. Rincian investor yang berkontribusi pada Groundbreaking Tahap ke-8 adalah Delonix Group asal Tiongkok sebesar Rp 500 miliar, lalu Australian Independent School (AIS) sebesar Rp 150 miliar, kemudian PT Magnum Investment Nusantara sebesar Rp 800 miliar. Ada investor domestik, yakni PT Primahotel Manajemen Indonesia sebesar Rp 100 miliar dan Plataran Indonesia sebesar Rp 25 miliar. Dengan total nilai investasi pada Groundbreaking Tahap 8 ini sebesar Rp 1,5 triliun. (*)
Editor : Thomas Priyandoko