Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Resmi Beroperasi di IKN, Mayapada Hospital Nusantara Beri Kepercayaan Investor dan Masyarakat

Ulil Mu'Awanah • Jumat, 11 Oktober 2024 | 22:19 WIB

 

Presiden Jokowi meresmikan Mayapada Hospital Nusantara yang berstandar internasional di IKN, Jumat (11/10).  (FUAD MUHAMMAD/KALTIM POST)
Presiden Jokowi meresmikan Mayapada Hospital Nusantara yang berstandar internasional di IKN, Jumat (11/10). (FUAD MUHAMMAD/KALTIM POST)

SEPAKU-Sebuah langkah baru dalam layanan kesehatan di Ibu Kota Nusantara (IKN) dihadirkan Mayapada Healthcare Group. Melalui PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk, Mayapada Hospital Nusantara resmi dibuka sebagai rumah sakit ketujuh yang dimilikinya. Sekaligus menjadi rumah sakit pertama yang dibangun di luar Pulau Jawa.

Peresmian rumah sakit ini berlangsung pada Jumat (11/10), yang dihadiri Presiden Joko Widodo. Di lokasi, tampak Founder Mayapada Group Profesor Datuk Sri Tahir M.B.A beserta Chairman & Group CEO Mayapada Healthcare Jonathan Tahir. Dalam sambutannya, presiden menyampaikan pentingnya keberadaan fasilitas kesehatan berkualitas di kawasan IKN guna memberikan kepercayaan kepada para investor, aparatur sipil negara (ASN), serta masyarakat yang berencana untuk pindah ke IKN.

Presiden Jokowi menyoroti bahwa salah satu pertanyaan utama dari para investor yang ingin berinvestasi di IKN adalah mengenai ketersediaan fasilitas pendidikan dan kesehatan yang memadai. “Selalu yang ditanyakan adalah dua, “Pak, kalau saya pindah ke sini, anak-anak juga pindah ke sini, apakah ada sekolah?” Yang kedua yang ditanyakan, “kalau saya dan anak-anak saya pindah ke Ibu Kota Nusantara, apakah kalau sakit ada rumah sakit yang kualitasnya baik?”,” ungkap Presiden.

Dengan adanya Mayapada Hospital Nusantara yang bekerja sama dengan Apollo Hospital dari India, presiden memastikan bahwa pelayanan kesehatan di rumah sakit ini akan berstandar internasional. Hal ini memberikan keyakinan kepada para investor serta keluarga mereka bahwa kebutuhan medis mereka akan terpenuhi dengan baik di IKN. Selain itu, Jokowi juga mengapresiasi kontribusi Mayapada Group dalam mendukung pengembangan IKN, khususnya dalam memberikan rasa percaya diri kepada ASN, masyarakat, dan investor yang akan pindah dan berinvestasi di Nusantara.

Sekitar 20 persen dari luas lahan Mayapada Hospital Nusantara dijadikan area hijau untuk membantu percepatan kesembuhan pasien. (FUAD MUHAMMAD/KALTIM POST)
Sekitar 20 persen dari luas lahan Mayapada Hospital Nusantara dijadikan area hijau untuk membantu percepatan kesembuhan pasien. (FUAD MUHAMMAD/KALTIM POST)

“Saya sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Mayapada Group dengan berkontribusi untuk memberikan confidence kepada ASN yang ingin pindah ke Nusantara, masyarakat yang ingin pindah ke Nusantara, dan juga investor yang ingin investasi di Ibu Kota Nusantara,” ungkapnya. Di lokasi yang sama, Chairman & Group CEO Mayapada Healthcare Group Jonathan Tahir menyampaikan, pembangunan rumah sakit di IKN adalah bentuk kontribusi bagi negara. Dengan adanya rumah sakit ini, Jonathan berharap dapat meningkatkan akses layanan kesehatan di Kalimantan, serta menjaga devisa negara.

Selain menjadi rumah sakit ketujuh dan yang pertama di luar Pulau Jawa, ia juga menambahkan bahwa rumah sakit ini merupakan yang ketiga diresmikan oleh Presiden Jokowi. Setelah Mayapada Hospital Jakarta Selatan pada 2013 dan Mayapada Hospital Bandung pada 2023 lalu. "Kami berterima kasih atas dukungan bapak selama 11 tahun terakhir, memberikan kami motivasi sangat besar untuk bisa berkarya bagi negeri ini, pak," ucap Jonathan.

Mayapada Hospital Nusantara dirancang sebagai pusat layanan kesehatan terintegrasi. Menjadi one stop service. Dengan pengalaman Mayapada Healthcare yang telah berdedikasi selama lebih dari 15 tahun untuk memberikan layanan jasa kesehatan terdepan. Selanjutnya, Jonathan berharap kemitraan dengan kedua negara, Singapura dan India bisa menjadi sebuah daya tarik bagi masyarakat di Kalimantan.

Mayapada Hospital Nusantara direncanakan memiliki kapasitas 200 tempat tidur, dan siap melayani masyarakat peserta BPJS Kesehatan. (FUAD MUHAMAMAD/KALTIM POST)
Mayapada Hospital Nusantara direncanakan memiliki kapasitas 200 tempat tidur, dan siap melayani masyarakat peserta BPJS Kesehatan. (FUAD MUHAMAMAD/KALTIM POST)

"Kami pun berharap dengan adanya dokter asing bisa datang juga ke IKN dalam waktu tidak terlalu lama. Membuat pelayanan kesehatan bisa lebih baik lagi kepada masyarakat sekitarnya sehingga mereka tidak perlu lagi melakukan medical checkup ke luar negeri," harapnya. Mayapada Hospital Nusantara berdiri di luas area 1,1 hektare. Dimana 20 persen dari luasan lahan merupakan area hijau yang bisa menjadi taman penyembuhan (healing garden) untuk membantu percepatan kesembuhan pasien.

Rumah sakit ini mengusung konsep efisiensi dan konservasi energi, memaksimalkan cahaya alami, menggunakan sanitari hemat air, menyiapkan sistem daur ulang limbah, menyediakan kolam resapan untuk penyerapan air hujan, dan menggunakan material bangunan non-toxic dan material rendah volatile organic compounds (VOC).

Mayapada Hospital Nusantara direncanakan memiliki kapasitas 200 tempat tidur (bed), dan siap melayani masyarakat dari seluruh badan penyelenggara penjaminan. Baik milik pemerintah seperti BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, asuransi dan perusahaan dalam negeri hingga multinasional. Selain itu, terdapat berbagai fasilitas yang cukup lengkap. Mencakup IGD, farmasi, laboratorium, hingga terdapat area kedai kopi di lobi rumah sakit.

Saat ini, Mayapada Hospital Nusantara sudah mengoperasikan empat dari enam lantai yang direncanakan. "Sementara ini baru ada 66 tempat tidur, bertahap kami menargetkan dapat menyediakan hingga 200 tempat tidur. Kami memiliki 30 dokter spesialis dan 200 tenaga medis," beber Direktur Mayapada Hospital Nusantara dr Farah Alkatiri MM MPH FISQua kala diwawancarai awak media.

Saat ini, Mayapada Hospital Nusantara mengoperasikan empat dari enam lantai yang direncanakan. (FUAD MUHAMMAD/KALTIM POST)
Saat ini, Mayapada Hospital Nusantara mengoperasikan empat dari enam lantai yang direncanakan. (FUAD MUHAMMAD/KALTIM POST)

Ia juga menambahkan bahwa 30 persen tenaga kerja di rumah sakit ini berasal dari masyarakat lokal, sebagai bagian dari kontribusi sosial perusahaan. Dengan dukungan fasilitas modern dan layanan berkualitas tinggi, rumah sakit ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat, serta berkontribusi pada perkembangan IKN secara keseluruhan.

Sejalan dengan itu, sementara ini izin operasional rumah sakit masih tipe C, tetapi secara bertahap diharapkan bisa segera naik ke B ataupun A setelah akhir 2024. "Layanan unggulan kami saat ini mencakup urologi, metabolik, dan endokrin," ujarnya. Dirinya juga mengharapkan, agar bisa segera menangani pasien BPJS hemodialisa. Sebab, dia mengungkap, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kaltim, terutama area PPU memiliki riwayat gangguan ginjal cukup tinggi. "Kami pun memiliki dokter spesialis, khususnya untuk rekonstruksi ginjal," tandasnya. (lil/riz)

 

Editor : Muhammad Rizki
#Mayapada Group #ibu kota nusantara #IKN #mayapada healthcare group #mayapada hospital nusantara