Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Lagi, Israel Serang Fasilitas Kesehatan di Gaza, RS Indonesia Jadi Sasaran

Dwi Puspitarini • Sabtu, 19 Oktober 2024 | 19:15 WIB
Serangan Israel pada RS Indonesia di Gaza menghantam lantai atas, Sabtu (19/10/2024).
Serangan Israel pada RS Indonesia di Gaza menghantam lantai atas, Sabtu (19/10/2024).

 

KALTIMPOST.ID, Pasukan Israel kembali menggempur Rumah Sakit Indonesia di Gaza pada Sabtu (19/10).

Serangan tersebut menyasar lantai dua dan tiga rumah sakit, menyebabkan kerusakan parah dan padamnya listrik di fasilitas kesehatan tersebut.

Direktur RS Indonesia, Marwan Al Sultan, menyatakan bahwa situasi di rumah sakit saat ini sangat berbahaya bagi pasien dan staf.

"Sejak dini hari, RS Indonesia diserang pasukan Israel. Mereka menyerang lantai dua dan lantai tiga rumah sakit," ungkap Marwan Al Sultan dalam rilis dari organisasi relawan MER-C.

 Baca Juga: Irish Bella Resmi Menikah dengan Haldy Sabri: Putuskan Cepat Naik Pelaminan Usai 9 Bulan Sandang Status Janda

Menurutnya, di dalam rumah sakit tersebut ada sekitar 40 pasien dan 15 staf medis. "Setengah dari mereka merupakan pasien yang mengalami luka-luka, dan beberapa dalam kondisi kritis," lanjut Marwan Al Sultan.

Wakil Menteri Kesehatan Gaza, Yousef Abu Rish, juga membenarkan bahwa lantai atas RS Indonesia menjadi target serangan artileri Israel. “Lantai atas rumah sakit Indonesia sedang dibom saat ini!” katanya.

Selama percakapan berlangsung, Abu Rish mengatakan dirinya mendengar suara tembakan keras yang mengakibatkan kepanikan di kalangan staf dan pasien di rumah sakit tersebut.

“Staf medis kami berjuang untuk tetap tenang di tengah kondisi yang sangat mencekam,” tambahnya.

 Baca Juga: Wajib Tobat: MUI Tegaskan Ajaran Fansyuri Rahman Menyimpang, Ini Faktanya!

Tak hanya itu, serangan ini juga menyebabkan padamnya aliran listrik di rumah sakit.

"RS Indonesia saat ini mengalami pemadaman total, yang memperburuk keadaan bagi pasien yang membutuhkan perawatan intensif," ujar Marwan Al Sultan.

Selain menyerang fasilitas rumah sakit, Israel juga dilaporkan membidik kelompok pengungsi yang berada di depan gerbang RS Indonesia.

Serangan ini menambah panjang daftar agresi Israel terhadap fasilitas medis di Gaza.

Sejak awal Oktober, Israel terus menggempur Gaza Utara, termasuk berbagai fasilitas kesehatan.

Israel bahkan telah memperingatkan beberapa rumah sakit untuk mengevakuasi staf dan pasien, mengancam nyawa siapa pun yang tetap tinggal.

 Baca Juga: Kabinet Prabowo-Gibran Diprediksi Membawa Tantangan Baru bagi Anggaran Negara

Serangan ini menambah penderitaan bagi warga Palestina yang sudah lama hidup dalam ketakutan.

Tudingan Israel bahwa fasilitas kesehatan dijadikan markas Hamas terus disampaikan, meskipun tanpa bukti yang jelas.

Agresi brutal ini telah menyebabkan puluhan ribu korban jiwa dan memaksa jutaan orang meninggalkan rumah mereka, menciptakan krisis kemanusiaan yang terus berlanjut di Gaza. (*)

 

Dapatkan info dan berita update lain dari Kaltim Post. Gabung/join dengan klik >> Whatsapp Channel Kaltim Post

Editor : Dwi Puspitarini
#mer-c #palestina #Israel Serang Fasilitas Kesehatan #Marwan Al Sultan #gaza #RS Indonesia