Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Widiyanti Jadi Menteri Pariwisata: Putri Konglomerat dan Bersuami Pengusaha Batubara, Punya Banyak Usaha Perkebunan di Kaltim

Nasya Rahaya • Senin, 21 Oktober 2024 | 12:56 WIB

Widiyanti Putri (FOTO: IST)
Widiyanti Putri (FOTO: IST)
KALTIMPOST.ID, Widiyanti Putri resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Komisaris Perseroan PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN) pada Senin (21/10). Posisi strategis itu dilepas setelah dirinya sah masuk dalam jajaran menteri di Kabinet Merah Putih sebagai Menteri Pariwisata, yang diumumkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, Minggu (20/10) setelah Presiden dilantik.

"Perseroan telah menerima surat pengunduran diri dari Widiyanti Putri selaku Komisaris Perseroan,” ujar Sekretaris Perusahaan PT Teladan Prima Agro Tbk, Ary Wibisana dalam keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/10).

Keputusan ini termasuk untuk meminta persetujuan dari pemegang saham atas pengunduran diri tersebut dan perubahan susunan direksi dan dewan komisaris Perseroan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Teladan Prima Agro.

“Kami akan mengikuti dan menjalankan ketentuan-ketentuan yang diatur sesuai dengan anggaran dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” sebut Arya. Dia menegaskan informasi atau fakta material tersebut tidak berdampak material yang merugikan terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha Perseroan.

Widiyanti sebelumnya pernah menjabat sebagai direktur di TLDN dari 2012 hingga 2021 sebelum menjadi Komisaris Perseroan. Di ketahui bahwa perusahaan ini sudah beroperasi sekitar 20 tahun di Kaltim. 

Peran strategis ini menempatkannya sebagai salah satu figur kunci dalam mengelola operasional dan pertumbuhan perusahaan yang berfokus pada perkebunan dan pengolahan kelapa sawit khususnya daerah Kabupaten Berau, Kutai Timur, Paser, hingga Kutai Kartanegara. 

Dunia bisnis bukanlah hal baru bagi Widiyanti. Dia merupakan putri dari Wiwoho Basuki, pengusaha terkemuka yang sukses membangun kekayaan di sektor energi dan batu bara melalui PT Indika Energy Tbk, PT Kieco Jaya Agung, dan PT Cirebon Elektrik Power yang berfokus pada proyek pembangkit listrik.

Suaminya Wishnu Wardhana merupakan Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Sebelumnya dia dikenal sebagai direktur dan komisaris di grup Indika. 

Wishnu sendiri punya sederet panjang rekam jejak di dunia energi dan tambang. Pada 2012-2013 dia sempat duduk di kursi Ketua APEC Advisory Business Council (ABAC) Indonesia. Sebelumnya Wishnu menjabat sebagai wakil direktur Departemen Energi Kadin 2010–2015.

Keluarga Widiyanti memiliki keterkaitan erat dengan dunia perbankan dan energi. Pengalaman profesionalnya di bank nasional dan internasional menunjukkan bahwa ia tidak hanya terbatas pada sektor agribisnis, tetapi juga memahami mekanisme keuangan dan strategi investasi.

Ini memperkaya perspektifnya dalam mengelola bisnis besar seperti PT Teladan Prima Agro. Di bawah kepemimpinannya, perusahaan ini terus tumbuh dan berkontribusi signifikan pada sektor agribisnis Indonesia.

Meski banyak berkecimpung dalam bisnis keluarga, Widiyanti, istri dari Wishnu Wardhana ini memiliki gaya kepemimpinan tersendiri yang berakar pada disiplin dan wawasan yang diperoleh dari pengalamannya juga pendidikannya di Pepperdine University, Amerika Serikat, di mana ia meraih gelar Bachelor of Science di bidang Administrasi Bisnis pada 1993.

Widiyanti Putri dikenal sebagai sosok yang berpengaruh di dunia bisnis dan sosial. Dia merupakan putri dari konglomerat Wiwoho Basuki Tjokronegoro, pendiri Teladan Group, sebuah perusahaan besar yang aktif di berbagai sektor, termasuk agribisnis dan pertambangan.

Mengintip laman Instagram miliknya, kehidupan Widiyanti tidak lepas dari selera dan kedekatan dengan dunia fesyen. Dalam halaman media sosialnya tersebut, dia juga memiliki kedekatan dengan anak Prabowo, Didit Hediprasetyo.

Editor : Uways Alqadrie
#Presiden Prabowo #menteri pariwisata #pariwisata #Kabinet Merah Putih