Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Warga Jalan Nusyirwan Ismail Minta Perbaikan Jalan, Kerusakan Jadi Penyebab Kecelakaan hingga Genangan Banjir

Denny Saputra • Rabu, 30 Oktober 2024 | 07:05 WIB
PENTING: Salah satu titik kerusakan Jalan Nusyirwan Ismail kecamatan Samarinda Ulu yang perlu perbaikan segera, Selasa (29/10). (FOTO: DENNY SAPUTRA)
PENTING: Salah satu titik kerusakan Jalan Nusyirwan Ismail kecamatan Samarinda Ulu yang perlu perbaikan segera, Selasa (29/10). (FOTO: DENNY SAPUTRA)

KALTIMPOST.ID, Kebutuhan perbaikan minor maupun major di ruas Jalan Nusyirwan Ismail atau ring road 2 menghubungkan Kecamatan Samarinda Ulu dan Sungai Kunjang mendesak. Selain rawan kecelakan akibat banyaknya “ranjau” atau lubang, beberapa saluran drainase juga tidak optimal, menyebabkan genangan kala hujan deras.

Lurah Bukit Pinang Kecamatan Samarinda Ulu, Eko Purwanto menjelaskan bahwa pihaknya sudah berkali-kali mendengar keluhan warga, agar di ruas jalan tersebut diperbaiki. Tidak sedikit pihaknya menerima warga kecelakaan di sana akibat terperosok ketika menghindari lubang jalan, juga genangan air yang menyebabkan kendaraan terkadang tidak bisa melintas.

“Selain perbaikan jalan, perbaikan drainase juga sangat penting. Termasuk membangun beberapa crossing drainase yang nyaris buntu akibat sedimentasi,” ucapnya.

Dia mengaku sudah beberapa kali melakukan peninjauan lapangan, salah satunya ditemukan adanya crossing drainase yang buntu. Termasuk berukuran kecil serta turapnya runtuh. “Bahkan di seberang PT DAP, ada aktivitas warga menyumbat saluran.

Agar air tertampung, untuk disedot ke mobil tangki,” ujarnya. “Kami bahkan pernah menegur mobil angkutan ternak (ayam) mencuci di tepi jalan karena memanfaatkan air parit yang dibendung itu,” sambungnya.

Dia berharap, pemprov Kaltim dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (DPUPR Pera) Kaltim berkenan melakukan perbaikan. Minimal memperbaiki lubang jalan atau normalisasi beberapa saluran yang buntu. “Syukur-syukur bisa membangun drainase atau gorong-gorong (crossing drainase) yang lebih besar sehingga genangan pasca hujan bisa dihilangkan,” ucapnya.

Sebelumnya, Senin (28/10) tim bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (DPUPR Pera) Kaltim meninjau beberapa titik yang rusak, untuk mempersiapkan penanganan jangka panjang dan jangka pendek.

Kabid Bina Marga DPUPR Pera Kaltim Hariadi Purwatmoko mengatakan pihaknya telah mengecek kerusakan yang terjadi di Jalan Nusyirwan Ismail. Salah satu penyebabnya kerusakan jalan adalah genangan air akibat sistem drainase yang tidak berfungsi dengan baik. “Banyak faktor penyebab, misalnya sedimentasi akibat berbagai aktivitas seperti pembukaan lahan, serta adanya titik gorong-gorong yang tidak berfungsi akibat sedimentasi,” ucapnya.

Mengenai aksi penangan, pihaknya membagi dua, jangka panjang dan jangka pendek. Untuk jangka panjang, Hariadi menjelaskan tahun depan pihaknya fokus menyusun perencanaan, agar penanganan yang dilakukan lebih tepat.

Termasuk merencanakan titik mana yang perlu pembangunan bahu jalan maupun fasilitas jalan lainnya. “Sedangkan untuk penanganan jangka pendek, kami menyerahkan kepada tim UPTD Wilayah II untuk dapat melakukan penanganan minor seperti menutup lubang jalan yang membahayakan atau pembersihan drainase,” singkatnya.

Editor : Uways Alqadrie
#PUPR Kaltim #pemkot samarinda