Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Lok Bahu Samarinda Dilanda Bencana! Dua Titik Banjir Lumpur, Satu Lokasi Badan Jalan Longsor

Denny Saputra • Minggu, 3 November 2024 | 19:34 WIB

MUSIBAH: Saipul Anuar (kedua kiri) berbincang dengan warga untuk persiapan gotong royong pembersihan rumah warga terdampak banjir lumpur di Jalan M Said Gang 6 RT 26, Minggu (3/11). (FOTO: IST)
MUSIBAH: Saipul Anuar (kedua kiri) berbincang dengan warga untuk persiapan gotong royong pembersihan rumah warga terdampak banjir lumpur di Jalan M Said Gang 6 RT 26, Minggu (3/11). (FOTO: IST)
KALTIMPOST.ID, Hujan deras yang melanda hampir seluruh Samarinda, Minggu (3/11) menyebabkan beberapa musibah, salah satunya di kelurahan Lok Bahu Kecamatan Sungai Kunjang. Dari pantauan, terdapat dua titikbanjir lumpur yang menimpa jalan dan rumah warga, serta satu titik akses jalan yang longsor.

Dikonfirmasi hal ini, Lurah Lok Bahu Saipul Anuar membenarkan kejadian-kejadian tersebut. Bahkan dirinya turun membantu warga melakukan gotong royong pembersihan. “Pertama kami menerima laporan banjir lumpur di Gang 6. Kami langsung ke TKP membersihkan rumah-rumah warga dibantu warga, Babinsa, Bhabinkamtibmas, relawan, BPBD dan pengembang perumahan,” ucapnya.

Dia menjelaskan dari pantauannya, asal air dari pengupasan untuk pembangunan perumahan. Tujuh rumah pun jadi korban, terkena limpasan air banjir bercampur lumpur. “Kami langsung menghubungi penanggung jawab dari pengembang, agar dibuatkan solusi jalur drainase dari area pengupasan ke rumah warga. jangan sampai hal seperti ini terjadi terus menerus,” jelasnya.

Pada titik kedua, Saipul menerangkan banjir lumpur juga terjadi di Jalan M Said, Gang Kita Blok B dan C RT 29. Di sana terdapat area pengupasan lahan yang diduga untuk keperluan kavling, namun setelah ditelusuri, izinnya belum terbit. “Kami meminta keterangan warga, ternyata izinnya belum ada. Kami laporkan ke dinas PUPR untuk melakukan pengecekan. Memastikan izinnya, kalau memang benar tidak ada, harapannya aktivitas ini distop dulu,” ucapnya.

Sementara itu pada titik ketiga, pihaknya juga mengecek titik badan jalan yang longsor di akses Perum Mahakam Grande di Jalan Nusyirwan Ismail Kelurahan Lok Bahu kecamatan Sungai Kunjang. Dia pun sempat meminta keterangan warga dan ketua RT setempat perihal pembangunan jalan ini. “Developer perumahan yang membangun akses ini atas desakan warga,” ujarnya.

Dia menyoroti pembangunan jalan yang diduga tidak sesuai standar, karena cor beton yang ditopang oleh kayu ulin, bukan beton, sheet pile atau bronjong seperti pembangunan pada area tebing pada umumnya. Atas kondisi itu pihaknya pun telah melaporkan ke tim DPUPR Samarinda untuk bisa menindak lanjuti. “Kami sudah laporkan, semoga ada tindakan atau penanganan, karena ini akses utama bagi ratusan warga di perumahan tersebut,” pungkasnya.

Data Kejadian Banjir dan Longsor di Kelurahan Lok Bahu

Banjir Lumpur

1. Jalan M Said Gang 6 Blok F, I, dan E RT 26 Tujuh rumah tergenang lumpur

2. Jalan M Said Gang Kita Blok B dan C RT 29 Akses jalan berlumpur

Tanah Longsor

1. Perum Mahakam Grande Jalan Nusyiwan Ismail Satu ruas jalan tidak bisa digunakan

 

Sumber: Disarikan dari wawancara

Editor : Uways Alqadrie
#Lok Bahu banjir #pupr samarinda #samarinda