KALTIMPOST.ID- BBN Airlines Indonesia menghentikan operasional penerbangannya untuk rute Jakarta-Balikpapan (CGK-BPN) pada 29 Oktober 2024.
Padahal maskapai asal Eropa dari anak perusahaan Avia Solutions Group ini baru membuka penerbangannya di Indonesia kurang lebih sebulan.
Para calon yang penumpang sudah membeli tiket tiba-tiba dibatalkan. Hingga Rabu (6/11/2024) tidak ada keterangan resmi baik di akun media sosial resmi dan website BBN Airlines Indonesia.
Sebelumnya BBN Airlines dikenal sebagai penerbangan kargo dan charter. Namun baru-baru saja membuka penerbangan berpenumpang terjadwal.
BBN Airlines Indonesia diketahui memulai penerbangan niaga berjadwal dengan rute perdana Jakarta (CGK) – Denpasar (DPS) pada Oktober 2024, diikuti oleh rute Jakarta (CGK) – Surabaya (SUB) dan Jakarta (CGK) – Balikpapan (BPN).
Beberapa layanan dan fasilitas BBN Airlines menjadi keunggulan maskapai ini untuk menarik untuk calon para penumpang mencoba layanan mereka.
Dari beberapa akun media sosial yang mengulas tentang perjalanan mereka dengan BBN Airlines, Kaltim Post merangkum beberapa fasilitas yang diunggulkan oleh BBN.
Pertama, BBN Airlines menggunakan pesawat Boeing 737-800 yang merupakan keluarga Next-Generation 737 yang dilengkapi dengan fitur Sky Interior.
Fitur ini dirancang untuk meningkatkan pengalaman penumpang dengan beberapa elemen desain yang modern dan fungsional.
Seperti pencahayaan LED yang lembut sehingga memberikan suasana yang lebih nyaman di dalam kabin.
Kemudian, pesawat ini memiliki kombinasi bahan peredam suara dan desain baru untuk ventilasi samping yang membuat kabin lebih tenang, meningkatkan kenyamanan selama penerbangan sehingga penumpang lebih betah.
Selanjutnya, bagasi penyimpanan di atas kepala yang lebih besar memungkinkan penumpang membawa lebih banyak. Dan, desain interior yang ergonomis meningkatkan kenyamanan penumpang selama penerbangan.
Dari sisi pelayanan, pramugarinya berseragam khusus seperti pramugari di luar negeri dengan paduan warna biru muda dan tua.
Satu lagi yang membuat penumpang tertarik adalah layanan medium service di mana mereka bebas memilih kursi tanpa biaya dan mendapatkan snack saat penerbangan.
“Iya dapat snack berupa roti dan air mineral,” ungkap Sergi, warga Balikpapan yang sempat merasakan penerbangan CGK-BPN.
Menurutnya suasana kabin pesawat memang lebih lega dan nyaman. Namun karena dirinya berpostur tinggi dan besar, ia memilih duduk di area dekat pintu darurat.
“Kursinya agak keras, mungkin karena masih baru,” kata dia sambil tertawa.
Untuk harga tiket pesawat, ia saat itu mendapatkan harga untuk CGK-BPN dengan Rp 1,2 juta. Menurutnya, nilai tersebut hampir sama dengan maskapai lainnya.
“Pilih BBN karena kepengin nyoba aja,” pungkas dia.(*)
Editor : Thomas Dwi Priyandoko