video yang memperlihatkan mengeluarkan kalimat itu tersebar di media sosial. Video itu salah satunya diunggah kader Partai Kebangkitan Bangsa Umar Hasibuan atau Gus Umar. Dalam video tersebut, ia dianggap mempermalukan seorang pedagang kecil yang berada di tengah-tengah jamaah.
Dalam video tampak Miftah berbicara di hadapan banyak orang. Di kerumunan orang itu ada pria yang menjajakan air mineral dan es teh. Gus Miftah kemudian mengarahkan pertanyaan kepada pedagang tersebut.
"Es tehmu sih akeh (masih banyak) nggak? Ya sana jual goblok," ujar Gus Miftah, yang langsung mengundang sorakan dari jemaah.
"Jual dulu, nanti kalau belum laku ya udah, takdir," tukasnya.
Percakapan itu beredar luas di berbagai platform media sosial. Kalimat Gus Miftah yang bernada candaan menuai kritik tajam dari warganet.
Banyak yang menilai bahwa candaan tersebut tidak pantas dan mempermalukan pedagang kecil di depan umum. Salah satu yang memposting video itu adalah akun @Lone_Lynx__ di media sosial X.
"TATAPAN MATA PENJUALNYA MENAHAN KECEWA, EMOSI DAN MALU Penjual es teh ini kena prank Gus Miftah gak jadi borong es nya…. Malah maki si penjual es "ya sana dijual GOBL*K ⁉️," tulis akun tersebut dikutip Selasa (3/12/2024).
Warganet pun ramai mengomentari postingan yang telah dilihat lebih dari 2,5 juta pengguna aplikasi milik Elon Musk itu.
"Koq kayak begini bisa dijadikan staff (utusan khusus,red) presiden…sudah mempermalukan istri depan umum sekarang mempermalukan penjual asongan dan segenap jamaah disekelilingnya ikut tertawa…memalukan anda ini," balas warganet di kolom komentar.
Editor : Uways Alqadrie