Jeritan Hati Ayah Aisyah Nur Fadilah: Rika Amalia dan Yuda Sudah Dibuatkan Rumah, Apa Kurang Puas?
Uways Alqadrie• Sabtu, 21 Desember 2024 | 07:10 WIB
M Yusuf, Aisyah Nur Fadilah
"Saya tidak terima atas peristiwa meninggal Aisyah, saya berharap pelaku dihukum setimpal atas perbuatannya"
KALTIMPOST.ID, Kalimat tersebut disampaikan M Yusuf (58 tahun), ayah Aisyah Nur Fadilah (13) yang juga mertua Rika Amalia (19) masih syok daterus menangis meratapi kematian anaknya karena racun sianida.
Peristiwa tersebut terjadi di rumahnya di Jalan Panca Usaha, Lorong Wakaf 4, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan SU 1, Palembang, Rabu (18/12/2024), sekitar pukul 17.00 WIB.
Menurut Yusuf, antara Rika dan Aisyah sebenarnya tak ada masalah. "Ini lantaran hanya bentrok kecil saja. Permasalahan telepon seluler korban disadap kakak iparnya ini (pelaku) ," katanya dengan mata memerah.
Dahulu, sambung Yusuf, memang keluarga yang menyuruh Yuda (Kakak korban yang juga suami Rika) untuk menyadap hp korban.
Tetapi tahu-tahu, Yuda ini malah menyuruh istrinya yakni Rika.
"Kami lakukan ini lantaran agar Yuda bisa memantau korban. Mungkin diduga korban tidak terima dicampuri istri sang kakak, dan telepon seluler diambil tersangka serta data (chat-red) tiktok, Instagram dihapusin, membuat anak saya ini cek-coklah. Namun tidak sampai membesar, namanya anak kecil korban ini jadi hanya marah labil," ungkapnya.
Diduga masih dendam, lebih jauh Yusuf mengatakan, oleh terlapor dibuatlah tantangan.
"Rika ini mengajak korban untuk challenge meminta jamu, jika korban tahan dan tidak muntah akan diberikan imbalan uang sebesar Rp 300 ribu," bebernya.
Yusuf juga tidak menyangka jika Rika menjadi dendam kepada anaknya.
Padahal, Rika dan suaminya sudah Yusuf buatkan rumah. "Rumah sudah dibuatkan meski pun kecil-kecil . Apa kurang puas," ungkapnya.
Rika tinggal bersama sang suami di rumah yang berhadapan dengan rumah mertuanya dengan jarak kurang lebih 3 meter saja
Menurut Yusuf, selama hampir 8 bulan menikah dengan Yuda, Rika sudah menunjukkan gelagat yang sangat cuek dengan keluarga suami, terutama kedua mertuanya.
"Dia negur saja hampir tidak pernah, kalau mau pergi budi bahasanya pamit tidak ada. Sering memalingkan muka, orangnya cuek," ujar Yusuf, Kamis (19/12/2024).
Sehari-hari Rika mengurus rumah tangga dan hanya sering terlihat pada waktu pagi hari dan saat mencari makan.
"Dia keliatan kalau cuma lagi jemur pakaian pagi-pagi, terus siang sampai sore tidak keliatan keluar rumah. Kelihatannya hanya pas beli makanan sama anak saya selepas Maghrib dan kalau lagi cari makan anaknya dititipkan ke kami," katanya.
Yusuf sangat tidak menyangka menantunya itu tega melakukan hal tersebut kepada anak bungsunya dengan cara memberikan minuman jamu yang diberi racun.
Selain dengan mertua, pelaku juga terkesan cuek dengan saudara-saudara suaminya.
"Kami bertanya-tanya, kenapa dia seperti ini. Saya pikir apa mungkin karena umur dia yang masih muda sehingga mudah tersinggung, tapi ternyata dia tidak juga berubah sampai kejadian ini," katanya.
Meski Rika Amalia sudah diamankan kepolisian, Yusuf berharap kepada kepolisian agar pelaku dihukum setimpal dengan perbuatannya. "Kami keluarga besar meminta agar pelaku dihukum seberat-beratnya," tutupnya.
Diketahui jenazah Aisyah Nur Fadilah (13) usai disalatkan di Masjid Al ihklas, dikebumikan di TPU Naga Swidak, Plaju Kota Palembang.