KALTIMPOST.ID, Natasya Hutagalung kini terbaring lemah di RS Sardjito. Mahasiswi Sekolah Tinggi Pemerintahan Masyarakat Desa (APMD) Yogyakarta tersebut, disiram air keras di wajah yang mengenai mata dan seluruh tubuhnya sehingga membuat korban mengalami luka parah di bagian wajah, mata dan seluruh tubuhnya.
Dalam penyiraman air keras itu adalah Billy, mantan pacar Tasya yang berstatus mahasiswa S2 di Yogyakarta. Billy juga berasal dari Kalimantan Barat. Keceriaan Tasya -- panggilan akrabnya, dipastikan sirna.
Dokter yang menangani mengatakan mata Tasya kemungkinan besar akan mengalami kebutaan akibat luka bakar yang sangat parah di bagian tersebut. Penjelasan tersebut juga disampaikan keluarga korban, Tasya terancam mengalami Kebutaan.
Tante korban, Tarida Hutagalung (38) menceritakan kronologis peristiwa tersebut. Insiden itu terjadi ketika Tasya tengah bersiap untuk mandi di kamar mandi kosannya yang terletak di luar kamar.
Temannya, Maya, yang tadinya ingin ikut mandi, masih berada di kamar, sementara Tasya pergi lebih dahulu menuju kamar mandi. Tanpa diduga, sebuah serangan terjadi.
Seorang pelaku yang mengenakan masker dan bersembunyi dalam kegelapan, tiba-tiba menyiramkan air keras ke wajah Tasya. Kejadian tersebut langsung membuat geger teman-teman kos yang berada di sekitar, termasuk Maya yang segera memberitahukan keluarga Tasya.
Saat ini, Tasya tengah mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Sardjito Yogyakarta.
Keluarga besar Hutagalung, yang telah tinggal lebih dari 30 tahun di Natai Panjang, Ketapang, Kalimantan Barat, masih dalam keadaan terpukul dengan kejadian tersebut.
Tarida Hutagalung mengungkapkan bahwa Tasya sudah mulai bisa diajak berbicara, meskipun kondisinya sangat mengkhawatirkan.
Keluarga Hutagalung berharap agar kepolisian segera mengambil langkah tegas terrhadap pelaku. Sebab pelaku dengan kejamnya merusak masa depan seorang gadis muda nan cantik yang seharusnya merayakan Natal dengan kebahagiaan.
Editor : Uways Alqadrie