KALTIMPOST.ID, Setelah menjalani pemeriksaan selama 24 jam, akhirnya Polres Gowa menetapkan pengusaha Annar Salahuddin Sampetoding alias ASS sebagai tersangka dalam kasus pabrik uang palsu Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar pada Sabtu (28/12/2024). Annar juga kuat otak sekaligus pemodal dalam kasus uang palsu tersebut.
Pemeriksaan yang dilakukan terhadap Annar Salahuddin Sampetoding telah dilakukan lebih dari 24 jam sebelum akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.
Kapolres Gowa, AKBP Reonald Simanjuntak membenarkan ihwal penetapan tersangka Annar Salahuddin Sampetoding.
"Sudah tersangka. Senin dirilis langsung. Pak Kapolda (Sulsel) yang sampaikan lebih lanjut," kata Reonald Sabtu (28/12/2024) petang.
Sebelumnya, Annar Salahuddin Sampetoding mendatangi Mapolres Gowa pada Kamis (26/12/2024) setelah penyidik melayangkan surat panggilan pemeriksaan. Annar datang dengan didampingi dua pengacaranya.
"Sudah pasti ditemani penasihat hukum lainnya. Itu memang sudah ada aturan hukum yang mengatur bahwa seperti itu boleh," sebut Reonald.
Annar sendiri sempat mangkir dari panggilan polisi yang dijadwalkan pada Senin (23/12). Sehingga pihak kepolisian kembali melayangkan pemanggilan kepada yang bersangkutan. Akhirnya memenuhi panggilan Polres Gowa pada Kamis (26/12) malam. Annar kemudian diperiksa hingga pukul 04.00 Wita, Jumat (27/12).
"Yang pasti tadi malam sampai jam 4 subuh. Istirahat dulu, nanti kita lanjutkan lagi dan masih ada di ruangan Polres Gowa," kata Reonald, Jumat (27/12/2024)
Sebelum ini, Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Yudhiawan telah menyampaikan, Annar Salahuddin Sampetoding diduga menjadi otak hingga pemodal pabrik uang palsu UIN Alauddin. Annar juga berperan memperkenalkan pelaku MS (52) dengan kepala perpustakaan UIN Alauddin Makassar Andi Ibrahim (54).
“MS ini perannya yang membuat uang palsu. Lalu ASS memperkenalkan ke Andi Ibrahim,” kata Kapolda Sulsel, Irjen Pol Yudhiawan Wibisono beberapa waktu lalu.
Tak hanya itu, polisi juga sebut bahwa Annar memberikan sejumlah uang kepada tersangka MS untuk membeli bahan pembuatan uang palsu dari Cina. Mulai print, kertas hingga tinta khusus.
Editor : Uways Alqadrie