KALTIMPOST.ID, Permadi Arya alias Abu Janda kini dalam masalah besar.
Aksinya yang melakukan panjat sosial (pansos) karena menyebarkan hoaks terkait pemilik pagar laut sepanjang 30,16 kilometer di wilayah Kabupaten Tangerang, Banten, kini kena doxing.
Akibat aksi peretasan tersebut, data pribadi Abu Janda pun disebar di media sosial X lewat akun @YourAnonVD.
Data yang disebar meliputi nama lengkap, tanggal kelahiran, nomor handphone, hingga alamat rumah.
Utasan yang diunggah pada Selasa (21/1) telah dilihat lebih dari 3 juta pengguna, di-repost sebanyak 4 ribu kali dan mendapat like 21 ribu.
Para peselancar dunia maya menyambut gembira atas unggahan tersebut. Berbagai komentar mewarnai. Sejumlah akun bahkan mengaku senang, bahkan berterima kasih karena data pribadi Abu Janda sudah disebar.
Selain itu, ada juga akun yang mengajak netizen untuk mempromosikan nomor kontak tersebut sebagai jasa sedot WC. “Ide Spam: Pakai no hp-nya buat iklan sedot WC, tempel di tiang listrik,” tulis akun @9barbrew.
Sementara itu, usai menjadi korban doxing, pegiat media sosial tersebut dilaporkan mulai ketakutan dan menghindari sorotan publik.
Berdasarkan informasi, Abu Janda kini kerap terlihat di lobi atau area sekitar apartemen Altiz Bintaro tapi dengan gaya yang berbeda.
Ia memilih selalu mengenakan masker, seolah ingin menyembunyikan identitasnya dari orang sekitar.
“Abu Janda tinggal di apartemen Altiz Bintaro dan sering terlihat di lobi atau sekitarnya. Selalu mengenakan masker,” ungkap salah satu sumber.
Dari data yang dibocorkan oleh peretas Bjorka, Abu Janda diketahui tinggal di Kawasan Bintaro, tepatnya di Jalan Camar XVI, Pondok Betung, Pondok Aren, Tangerang Selatan.
Diketahui lokasi tersebut hanya berjarak sekitar 2 kilometer dari apartemen Altiz, tempat di mana ia sering dilaporkan terlihat.
Profil Abu Janda
Heddy Setya Permadi atau yang lebih dikenal dengan nama Abu Janda kelahiran Cianjur, Jawa Barat, pada 14 Desember 1973. Ia merupakan penganut agama Islam.
Lelaki 51 tahun ini merupakan putra pasangan dari HM Sudjatna dan Herlin.
Pada 2021 ia menikah dengan Wynona Riesa, perempuan keturunan Inggris-Indonesia. Dari pernikahan tersebut, mereka dikarunia seorang anak perempuan bernama Zara.
Abu Janda yang merupakan seorang pegiat atau aktivis media sosial memiliki latar belakang pendidikan lulusan Diploma Ilmu Komputer di Informatic IT School Singapura pada 1997.
Ia juga mendapatkan gelar sarjana Bussiness and Finance dari University of Wolverhampton, Inggris pada 1999.
Usai lulus, ia pun mulai bekerja. Ia pernah bekerja sebagai karyawan di sejumlah perusahaan, mulai perusahaan sekuritas, bank swasta, hingga tambang batu bara.
Kemudian pada 2015 ia mulai menekuni nama Abu Janda di media sosial dengan tagline, “Melawan Teror dengan Humor”.
Dengan nama Abu Janda, ia menjadi seorang buzzer. Kegiatannya sebagai buzzer berlangsung mulai 2015 dan pada 2019 ia menjadi tim sukses Joko Widodo selama pemilihan presiden.
Editor : Hernawati