KALTIMPOST.ID, PENAJAM-Bagi yang hobi memancing ikan dapat menyalurkan kesukaannya itu pada Wisata Pemancingan Kampung Zakat Kelurahan Sesumpu, Kecamatan Penajam, Penajam Paser Utara (PPU).
Wisata ini telah dibuka ditandai dengan penyebaran ribuan bibit ikan di kolam pemancingan oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Setkab PPU, H Muhammad Daud, Rabu (22/1). Program ini diinisiasi sebagai upaya pemberdayaan ekonomi berbasis zakat dan pariwisata di PPU, khususnya di kawasan Kelurahan Sesumpu.
Ketua Kampung Zakat Agus Sukamto, menyampaikan rasa syukur atas terwujudnya program ini, serta menjelaskan bahwa Kampung Zakat Wisata Pemancingan Sesumpu tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga pusat pemberdayaan masyarakat melalui hasil zakat yang digunakan untuk mendukung ekonomi lokal.
“Kami berharap program ini menjadi model pengelolaan zakat yang inovatif dan memberikan dampak nyata, baik dari sisi religius, edukasi maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat,” kata Agus Sukamto.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama PPU, H. Muhammad Syahrir, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam hal memaksimalkan potensi zakat. “Kampung Zakat Wisata Pemancingan Sesumpu merupakan bentuk nyata sinergi antara zakat sebagai instrumen agama dan pariwisata, sektor strategis menuju kemajuan daerah,” ujarnya.
Penjabat (Pj) Bupati PPU, Muhammad Zainal Arifin yang diwakili Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Setkab PPU, H. Muhammad Daud menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung program-program yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat.
“Program ini adalah langkah konkret dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan ekonomi kreatif juga keagamaan,” kata Muhammad Daud.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kaltim yang diwakili Kabid Bimas Islam, H. Maslekhan. menyampaikan harapan besar agar Kampung Zakat Wisata Pemancingan Sesumpu menjadi percontohan nasional dalam pengelolaan zakat berbasis pemberdayaan ekonomi serta wisata.
“Potensi demikian harus terus digali dan dikembangkan. Dengan pengelolaan yang baik, Kampung Zakat Wisata pemancingan dapat memberikan dampak luas, baik secara ekonomi maupun spiritual,” kata Maslekhan.
Para pejabat yang hadir secara serempak meresmikan Kampung Zakat Wisata Pemancingan Sesumpu. Peresmian ditandai penekanan tombol sirine, penanaman bibit pohon serta pelepasan benih ikan pada kolam pemancingan sebagai simbolisasi dimulainya operasional wisata tersebut.
Syukuran bersama serta kunjungan ke area wisata pemancingan Kampung Zakat Wisata Pemancingan Sesumpu diharapkan menjadi destinasi wisata yang berdaya saing sekaligus memberikan manfaat sosial yang nyata bagi masyarakat.
Editor : Uways Alqadrie