Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Prabowo Subianto: AHY Berpotensi Mengikuti Jejak SBY Menjadi Presiden Indonesia

Uways Alqadrie • Rabu, 26 Februari 2025 | 07:10 WIB
Presiden Prabowo Subianto bersama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di acara penutupan Kongres VI Partai Demokrat. (FOTO: BIRO PERS SEKRETARIAT PRESIDEN)
Presiden Prabowo Subianto bersama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di acara penutupan Kongres VI Partai Demokrat. (FOTO: BIRO PERS SEKRETARIAT PRESIDEN)

KALTIMPOST.ID, Presiden Prabowo Subianto melihat potensi besar Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi presiden Indonesia. Yakni mengikuti jejak sang ayah, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menjadi Presiden ke-6.

"Sekarang Mas AHY sekarang (usia) berapa? 45 ya? 46? Plus 25 (tahun 2050), ya baru 69, siapa tahu. Ada Presiden SBY, siapa tahu ada Presiden AHY, saya nggak tahu," kata Prabowo dalam pidatonya di Kongres VI Demokrat di Ritz-Carlton, Jakarta Selatan, Selasa (25/2/2025).

Prabowo lalu mencolek Wapres Gibran Rakabuming Raka yang duduk bersebelahan dengan AHY di acara Kongres ini. Prabowo mengatakan saat ini berdampingan bisa saja nanti bersaing.

"Sekarang duduk berdampingan, nanti bisa bersaing ini dua orang ini," sambung Prabowo kepada AHY dan Gibran yang disambut riuh para kader.

Prabowo mengatakan tidak masalah adanya persaingan. Asalkan, asalkan siapapun yang menang nantinya bersatu kembali.

"Nggak apa-apa, bersaing itu baik, siapa nomor 1 ajaklah nomor 2, ajaklah nomor 3, iya kan?" ujar Prabowo.

Prabowo lalu mengungkit Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang pernah mengalahkannya dua kali dalam pilpres. Namun, setelah Pilpres selesai Jokowi justru mengajaknya bergabung.

"Pak Jokowi ngalahin saya, saya mau bilang ngalahin gue, nggak enak ada wartawan, Presiden Indonesia nggak boleh bicara kayak gitu, ngalahin saya dua kali, iya kan," ujarnya.

"Aku dikalahkan tapi beliau ngajak saya masuk, masuk juga gue, eh sori masuk juga saya, maaf, Pak SBY ini," canda Prabowo.

Presiden ke-8 RI itu kemudian menyinggung Gerindra dan Prabowo yang identik dengan angka 8. Dia menyebut Demokrat juga identik dengan angka 9.

"Jadi di Gerindra dan Prabowo angka, angka keramat adalah 8, kalau saya lihat di Demokrat ini 9," kata Prabowo disambut riuh kader Demokrat.

Baca Juga: Pemkab Kukar Tunggu Hasil Uji Laboratorium Limbah PT PHSS: Sunggono Pastikan Nelayan Kerang Dara Tidak Dirugikan

"Hari ini tanggal 25 ya, 2 tambah 5, 7, bulan Februari kan, 7 tambah 2, 9 tahun 2025. 2025, 9 kan, 9 tambah 9, 18, benar? 1 tambah 9?" kata Prabowo dijawab 9 oleh kader Demokrat.

Editor : Uways Alqadrie
#ahy #presiden prabowo subianto #partai demokrat