KALTIMPOST.ID, BALI-Baru saja melakoni partai kandang, Minggu (2/3), Borneo FC saat ini sudah berada di Bali.
Skuad berjuluk Pesut Etam sudah harus menjalani partai tandang menantang PSBS Biak di Stadion I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Kamis (6/3) malam.
Situasi ini membuat Joaquin Gomez dituntut cerdas meramu strategi agar mampu meraih hasil maksimal. Selain hasil akhir, pelatih asal Spanyol itu juga dituntut cerdik memilih pemain agar terhindar dari risiko cedera.
Sebab setelah laga ini, Borneo FC akan lanjut menantang klub papan atas Dewa United tiga hari berselang.
Suka tidak suka, Joaquin dituntut pintar menghadapi situasi ini. Kekalahan dari Persis Solo di Stadion Segiri Samarinda tentu masih membekas.
Banyaknya pemain cedera membuat Joaquin tak leluasa meramu skema. Namun demikian, menghadapi PSBS Biak, Joaquin ingin meraih kemenangan.
“Persiapan kami singkat, kami juga datang setelah menelan kekalahan. Kami harus melihat ke belakang dan memperbaiki apa yang bisa kami perbaiki agar tidak terulang di laga ini. Kami harus memastikan pertandingan ini harus bisa lebih baik dari kemarin,” ungkap Joaquin.
Meski optimistis, ia mengaku respect dengan PSBS Biak. Di mata eks pelatih Finlandia U-21 tersebut, tim asal Papua itu memiliki kualitas bagus. Di beberapa sektor seperti sayap, Joaquin menilai PSBS cukup berbahaya.
“PSBS Biak tim yang bagus, tim ini mirip dengan Persita Tangerang dan Persis Solo, mereka memiliki pemain sayap yang cepat. Kami harus bermain dengan sabar dan melihat momentum untuk melakukan serangan dan mencetak gol,” imbuh dia.
Joaquin berharap pemainnya bisa melupakan hasil negatif dari Persis Solo. Sejauh ini dirinya melihat Leo Guntara dkk dalam motivasi yang bagus .
“Pemain memiliki motivasi yang bagus. Mental mereka lebih bagus untuk menghadapi pertandingan ini,” pungkasnya. (*)
Editor : Thomas Priyandoko