KALTIMPOST.ID, Oemah Keboen di Samarinda kini menjadi tujuan wisata baru yang menawarkan pengalaman unik berwisata di kebun jambu kristal.
Punya latar belakang keluarga yang memiliki hobi berkebun, Oemah Kebun kini menjadi kebun pertama di Samarinda yang menanam jambu kristal, sekaligus mengubahnya menjadi tempat agro wisata yang menarik.
Oemah Kebun dibangun pada 2019 oleh almarhum ayah Chitia Agustina Wulandari, pemilik kebun. Saat itu, Chitia masih berkuliah.
Sang ayah yang punya hobi berkebun memutuskan untuk menanam jambu kristal yang saat itu belum ada di Samarinda.
Baca Juga: BPJS Kesehatan Balikpapan Sambut Idulfitri 2025, Pastikan Layanan JKN Tetap Optimal
“Jambu kristal ini merupakan varietas yang biasa disebut jambu apel. Ayah saya melihat peluang dan mulai serius menanamnya. Kebun ini sebenarnya juga dibuat untuk tabungan di masa tua," ujar Chitia.
Kebun ini berdiri di atas lahan seluas 2 hektare dengan sekitar 1.700 pohon jambu kristal. Selain pohon jambu, terdapat pendopo dan beberapa gazebo untuk pengunjung. Kebun ini pun menjadi yang pertama di Samarinda yang memiliki jambu kristal.
Pada 2022, Oemah Keboen lebih difokuskan sebagai agro wisata. Kebun ini sempat dikesampingkan karena fokus pada pekerjaan utama keluarga.
Namun, setelah Chitia menyelesaikan kuliahnya pada 2023, dia mulai mengelola kebun ini dengan konsep yang lebih matang.
Baca Juga: Rumah di PPU Ambruk Diterjang Erosi, Keluarga Korban Terancam Kehilangan Tempat Tinggal!
“Konsep awalnya hanya agro wisata, tapi sekarang kami menambahkan berbagai pengalaman lain seperti workshop. Jadi, pengunjung tidak hanya datang untuk memetik jambu kristal, tetapi juga bisa menikmati berbagai kegiatan lain,” kata Chitia.
Oemah Keboen kini menawarkan pengalaman berwisata yang lebih lengkap, mulai dari aktivitas seperti piknik, camping, hingga kegiatan memasak dan workshop untuk anak-anak.
Chitia juga sangat terbuka bagi komunitas yang ingin beraktivitas di sana, dengan satu syarat: menjaga kebersihan dan saling menghormati.
Disebutkan dia, setiap pohon jambu kristal di Oemah Kebun dapat menghasilkan hingga 200 buah jambu.
Baca Juga: Zakat Fitrah dan Utang, Mana yang Harus Dibayar Lebih Dulu? Ini Kata Para Ulama
Bagi pengunjung yang ingin merasakan sensasi memetik langsung jambu kristal, Oemah Keboen menerapkan sistem PTB (Petik, Timbang, Bayar), yang memungkinkan pengunjung memetik jambu langsung dari pohon dan membayar sesuai dengan berat yang dipetik.
Jambu Kristal memang berbuah tahunan, namun panen raya di kebun ini bisa dilakukan tiga kali dalam setahun, menjadikan Oemah Keboen tempat yang tepat untuk menikmati jambu kristal segar.
Selain petik langsung, Oemah Kebun juga memproduksi berbagai olahan jambu kristal, seperti asinan jambu dan jus jambu yang dijual online melalui platform media sosial seperti Instagram dan TikTok Oemah Keboen Samarinda
Baca Juga: 5 Kesalahan Fatal yang Sering Terjadi saat Meninggalkan Rumah untuk Mudik
Bagi pengunjung yang ingin lebih lama menikmati suasana kebun, Oemah Kebun juga menyediakan fasilitas seperti tempat untuk masak-masak, grill, dan bahkan untuk berkemah.
“Pengunjung bebas berkreasi sesuai keinginan mereka. Kami pernah ada yang membuat eco print di sini, jadi kita sangat fleksibel dan terbuka,” tambah Chitia.
Oemah Keboen buka setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu mulai pukul 09.00 hingga 16.30 Wita selama Ramadan. Di luar itu, pengunjung bisa melakukan reservasi terlebih dahulu.
Selain itu, Oemah Kebun juga menyediakan olahan pre-order yang bisa dibeli secara online, termasuk asinan dan jus jambu merah, serta rujak.
Baca Juga: Ramadan Run Street Diikuti Meriah Warga Paser Sampai Kalangan Ibu-ibu
Untuk harga tiket masuknya sangat terjangkau, hanya Rp 5 ribu untuk dewasa dan Rp 3 ribu untuk anak-anak.
Oemah Keboen menjadi pilihan destinasi wisata yang ramah di kantong. Kebun ini tak hanya menawarkan sensasi memetik jambu kristal, tetapi juga memberikan pengalaman yang berbeda bagi keluarga dan komunitas yang ingin beraktivitas bersama di alam terbuka.***
Editor : Dwi Puspitarini