Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Komnas HAM Turun Tangan Usai Tiga Polisi Gugur di Arena Sabung Ayam, Ada yang Tak Bisa Dilupakan

Ari Arief • Sabtu, 12 April 2025 | 11:53 WIB
Uli Parulian Sihombing.
Uli Parulian Sihombing.

KALTIMPOST.ID, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI melakukan kunjungan investigasi langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) tiga anggota polisi yang gugur saat membubarkan arena sabung ayam di Umbul Karang Manik Kecamatan Negara Batin Kabupaten Way Kanan, Jumat (11/4).

Ketiga anggota kepolisian tersebut, yakni Kapolsek Negara Batin AKP (Anumerta) Lusiyanto, S.H dan Bhabinkamtibmas Polsek Negara Batin Aipda (Anumerta) Petrus Apriyanto dan personel Satreskrim Polres Way Kanan Briptu (Anumerta) M. Ghalib Surya Ganta yang gugur pada Senin (17/3) lalu.

Komisioner Pemantauan dan Pengawasan Komnas HAM RI, Uli Parulian Sihombing, saat dikonfirmasi pada kunjungan investigasi pada Kamis (10/4) di Polsek Negara Batin Polres Way Kanan, seperti dikutip Humas Polres Penajam Paser Utara (PPU), Sabtu (12/4), ia menyampaikan bahwa kedatangannya untuk bersilaturahmi dengan keluarga korban dan tinjauan lapangan ke TKP terjadinya peristiwa penembakan terhadap tiga anggota kepolisian yang berdinas di Polsek Negara Batin dan Polres Way Kanan.

 Baca Juga: Sekda Sunggono Lepas Purnatugas Sekretaris BPBD Kukar

Disampaikan Uli Parulian Sihombing bahwa ia menggali fakta-fakta di lokasi dengan koordinasi bersama Polda Lampung, Polres Way Kanan dan Polsek Negara Batin, dan juga didampingi oleh kuasa hukum para korban.

Di TKP terjadinya peristiwa penembakan, tim Komnas HAM RI mengumpulkan bukti-bukti  mulai dari mengecek lokasi penembakannya, melakukan konfirmasi beberapa fakta termasuk lokasi korban ditembak di lokasi gelanggang sabung ayam dan juga beberapa tempat yang mereka telusuri di TKP.

Uli Parulian Sihombing, menjelaskan Komnas HAM melakukan pemantauan, itu peran yang harus mereka lakukan.

“Kami meminta keterangan ke berbagai pihak mulai dari Polda Lampung, Polres Way Kanan serta di RS Bhayangkara Polda Lampung yang melakukan autopsi. Tentunya, kami juga melakukan pendalaman informasi bersama pihak keluarga korban mengenai kronologi peristiwa. Komnas HAM RI ingin memastikan terkait dengan proses penegakan hukumnya berjalan dengan baik,” ujarnya.

 Baca Juga: Kawal Pemeriksaan BPK di Kukar, Pejabat Diminta Tidak Lakukan Perjaldin Sementara

“Kami meminta adanya penindakan hukum yang adil dan transparan untuk kasus penembakan ini, dan kami memastikan adanya pemulihan untuk keluarga korban, baik untuk anggota keluarga dan pemulihan lainnya terkait dengan ada bantuan psikologi,” jelas Uli Parulian Sihombing.

Karena keluarga mengalami trauma, Komnas HAM ingin memastikan juga adanya konpensasi dan restitusi karena ini juga untuk korban.

Untuk itu, Komnas HAM akan koordinasi juga dengan berbagai kementerian Lembaga untuk pemulihan korban, nah tentu kami akan mengawal penegakan hukumnya, yang kami minta adalah agar penegakkan hukumnya adil dan transparan. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#penembakan polisi #sabung ayam #komnas ham #way kanan