-
Hotma Sitompul
KALTIMPOST.ID, JAKARTA- Advokat senior, Hotma Sitompul akan dimakamkan di San Diego Hills Memorial Park, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (19/4/2025). Prosesi pemakaman diadakan berlangsung pada pagi hari.
“Pemakaman di San Diego Hills. Dimakamkannya berangkat dari sini jam 9, karena sebelum jam 12 sudah harus di sana,” kata putera Hotma Sitompul, Ditho Sitompul di rumah duka, Jalan Pangeran Antasari, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (17/4/2025).
Informasi yang sama disampaikan oleh Philipus Sitepu, perwakilan keluarga. Ia menyebut San Diego Hills dipilih sebagai lokasi peristirahatan terakhir Hotma. “Rencananya, Sabtu pagi almarhum dimakamkan di San Diego Hills, Karawang,” singkatnya.
San Diego Hills dikenal sebagai salah satu tempat pemakaman mewah di Indonesia.
Dani, Sales Manager San Diego Hills menjelaskan San Diego Hills menawarkan lima tipe makam. Yakni, pemakaman tunggal atau standar, semi privat, privat, paviliun, dan peak estate.
Harga setiap tipe makam bervariatif. Tipe standar, mulai Rp 72 juta hingga Rp 131 juta. Tipe semi private, mulai dari Rp 355 juta sampai Rp 672 juta. Tipe private, paviliun, dan peak estate lebih dari Rp 1 miliar.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Pemakaman Hotma Sitompul di San Diego Hills Memorial Park, 19 April
Menurut Dani, perbedaan harga mencerminkan fasilitas dan privasi yang ditawarkan masing-masing tipe.
Misalnya, pada tipe standar, makam tidak dibatasi. Sebaliknya tipe semi private memiliki penghalang alami seperti pagar tanaman atau tembok kecil.
Kemudian tipe private dan paviliun dilengkapi dengan ornamen eksklusif seperti gazebo, nisan yang bisa dikustom, dan ruang khusus.
“Tiap tipe punya karakteristiknya sendiri, termasuk nuansa agama yang bisa dipilih, seperti Islam, Kristen, Katolik, atau Budha,” papar Dani.
Ketahui Hotma memiliki komplikasi sejumlah penyakit. Pada Oktober 2024 dia dibawa ke Penang, Malaysia untuk menjalanu perawatan lebih lanjut.
Tiga bulan mendapatkan perawatan intensif, Hotma pulih dan diizinkan pulang ke tanah air pada awal tahun 2025. Namun, di minggu kedua April, kondisinya menurun dan harus menerima perawatan lagi di rumah sakit.
Baca Juga: Paula Verhoeven Mengadu ke KY! Fitnah Sudah Terlalu Jauh, Minta Majelis Hakim Perceraian Diperiksa
Pada Rabu (16/4/2025), pendiri sekaligus Pembina LBH Mawar Saron itu mengembuskan napas terakhir di usia 75 tahun. (*)
Editor : Uways Alqadrie