KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Internet dan Wifi gratis di desa-desa di Kaltim jadi salah satu paket dalam Gratispol yang diusung Gubernur Kaltim Rudy Mas`ud dan wakilnya, Seno Aji. Program ini bakal dipegang Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).
Kepala Diskominfo Kaltim, M Faisal, mengatakan program ini menyasar pada tiga fasilitas dasar yang ada di setiap desa, seperti kantor desa, puskesmas, hingga sekolah.
Program gratis internet ini akan dijalankan di 841 desa di Kaltim. Tapi, tak semua desa memiliki fasilitas publik yang lengkap. Masih ada yang belum punya kantor desa, malahan masih ada titik-titik yang buta sinyal.
Sebanyak 50 desa di antaranya juga akan dibangunkan creative hub yang menjadi ruang inovasi untuk memanfaatkan digitalisasi dalam mempromosikan desa atau produk-produk UMKM yang ada di sana.
Dari jumlah total desa di tanah Etam, ada sekitar 50 hingga 60-an desa yang belum terjamah koneksi internet. Program yang perlu dijalankan pun harus menyasar ke paling dasar, menyediakan koneksi internet. “Bisa lewat fiber optik atau via satelit untuk menghadirkan sinyal,” tuturnya.
Menyediakan internet hingga ke desa juga jadi program di sejumlah kabupaten. Untuk yang sudah ada, bukan berarti pemprov lepas tangan.
“Misal di kantor desanya sudah ada program serupa dari kabupaten. Maka puskesmas dan sekolah yang dihandel pemprov. Saling melengkapi saja,” tutupnya.
Editor : Uways Alqadrie