KALTIMPOST.ID, Hari ini, Sabtu (26/4/2025), dunia menyaksikan momen bersejarah, yaitu pemakaman Paus Fransiskus.
Tapi tak seperti para pendahulunya, Paus yang dikenal rendah hati ini memilih untuk tidak dimakamkan di Vatikan.
Alih-alih dimakamkan di bawah Basilika Santo Petrus, seperti tradisi selama lebih dari satu abad terakhir, Paus Fransiskus meminta sesuatu yang sangat berbeda.
Dalam surat wasiatnya yang dirilis Vatikan, ia menulis dengan sederhana:
"Makam harus berada di dalam tanah; sederhana, tanpa dekorasi khusus dan hanya bertuliskan: Franciscus."
Tak hanya itu, ia juga menolak penggunaan dana Gereja untuk prosesi pemakamannya.
Paus menyebut bahwa seluruh biaya pemakaman akan ditanggung oleh seorang dermawan, sebagai bentuk solidaritas dan kesederhanaan yang ia perjuangkan seumur hidup.
Baca Juga: Ratusan Murid TK Keliling dan Masuk Ruang Kapolda, Ini Sederet Kegiatan yang Dilakukan
Permintaan yang Mematahkan Tradisi 100 Tahun
Jenazah Paus Fransiskus akan dimakamkan di Basilika Santa Maria Maggiore, salah satu gereja tertua di Roma, beberapa kilometer dari Vatikan.
Ini menjadikannya Paus pertama dalam 121 tahun yang dimakamkan di luar Vatikan, sejak Paus Leo XIII pada tahun 1903.
Lebih mengejutkan lagi, Paus terakhir yang dimakamkan di Basilika ini adalah Paus Klemens IX pada tahun 1669.
Artinya, butuh 355 tahun hingga akhirnya tempat ini kembali menjadi peristirahatan terakhir seorang Paus.
Baca Juga: 145 Taruna Akademi Angkatan Udara Jalani Pelatihan Navigasi di Lanud Dhomber Balikpapan
Kenapa Paus Fransiskus Memilih Basilika Ini?
Tak hanya karena kesederhanaan arsitektur dan letaknya yang jauh dari sorotan Vatikan, Basilika Santa Maria Maggiore menyimpan kekuatan spiritual dan sejarah yang dalam.
Basilika ini berdiri di atas kuil dewi pagan Cybele dan dibangun pada abad ke-4 atas perintah Paus Liberius.
Menurut legenda, Perawan Maria menampakkan diri dan menunjukkan lokasi pembangunan basilika melalui mukjizat turunnya salju di musim panas.
Bangunan megah ini dikenal sebagai “Betlehem di Barat”, karena menyimpan relikui Palungan Suci tempat Yesus dilahirkan.
Ikon suci “Salus Populi Romani” – yang dipercaya dilukis oleh Santo Lukas juga disimpan di sini.
Inilah Deretan Nama Paus yang Dimakamkan di Basilika Santa Maria Maggiore
| Nama Paus | Masa Kepausan | Tahun Wafat | Catatan |
| Honorius III | 1216–1227 | 1227 | |
| Nicholas IV | 1288–1292 | 1292 | |
| St. Pius V | 1566–1572 | 1572 | |
| Sixtus V | 1585–1590 | 1590 | |
| Clement VIII | 1592–1605 | 1605 | |
| Clement IX | 1667–1669 | 1669 | Terakhir sebelum Paus Fransiskus |