Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Israel Menyala Bak Neraka! Kebakaran Dahsyat Landa Yerusalem, Netanyahu Minta Bantuan Internasional

Hernawati • Jumat, 2 Mei 2025 | 19:16 WIB
Israel hadapi kebakaran dahsyat.
Israel hadapi kebakaran dahsyat.

KALTIMPOST.ID, Israel kini tengah dilanda kebakaran hebat. Api pertama kali muncul di kawasan hutan wilayah dekat Moshav Tarum, bagian tengah Israel pada Rabu.

Karena suhu tinggi dan embusan angin kencang, kobaran api mulai menyebar luas ke permukiman warga.

Sejumlah wilayah di Israel, termasuk di antaranya, Kota Eshtaol, Beit Meir, dan Mesilat Zion, Neve Shalom Mevo Horon, terkena dampaknya.

Api juga terlihat berkobar di dekat tank-tank yang dinonaktifkan di Yad Lashiryon, Situs Peringatan dan Museum Korps Lapis Baja, di samping Latrun di luar Yerusalem.

Dalam sebuah video yang viral di media sosial, terlihat kebakaran yang berkobar di sepanjang tepi jalan raya, yang menghubungkan Tel Aviv dan Yerusalem, menyebabkan kekacauan lalu lintas, sehingga para pengendara tidak punya pilihan selain meninggalkan kendaraan mereka dan berlari menyelamatkan diri.

Beberapa orang kemudian menumpang di bagian belakang truk derek yang melintasi daerah tersebut.

Karena hal itu, pihak berwenang lantas menutup jalan raya utama dari Tel Aviv dan melakukan evakuasi terhadap ribuan warga dari sejumlah kota tersebut guna menghindari ancaman api yang semakin meluas.

Menurut Menteri Pertahanan Israel Katz, Israel tengah mengalami keadaan darurat nasional. Karena itu, Otoritas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Israel mengerahkan 11 pesawat dan lebih dari 100 kru untuk membantu percepat pemadaman.

Satu unit tentara juga dikerahkan dalam siaga tinggi untuk menyelamatkan mereka yang terjebak dan memanggil truk pemadam kebakaran militer.

Tak hanya itu, segala upaya dilakukan untuk menyelamatkan dan mengendalikan kebakaran, termasuk meminta bala bantuan internasional.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bergegas menggelar rapat dengan pusat komando kebakaran di Esthaol.

Rapat darurat ini digelar bersama dengan beberapa menteri untuk melakukan penilaian situasi.

Dalam pernyataan resminya, Netanyahu sudah menghubungi Amerika Serikat (AS) untuk membantu penilaian situasi kebakaran hutan.

Selain itu, ia juga menghubungi sejumlah negara, seperti Yunani, Siprus, Kroasia, Italia, dan Bulgaria untuk memerangi kebakaran.  

Kantor Netanyahu mengatakan tiga pesawat akan tiba dari Italia dan Kroasia untuk membantu memadamkan kebakaran.

Sementara itu, media Israel mengungkap, akibat kebakaran tersebut memicu banyak pembatalan upacara hari peringatan untuk mengenang tentara IDF yang gugur dan warga sipil yang terbunuh dalam serangan di Israel.

Sejumlah acara Hari Kemerdekaan Israel juga telah dibatalkan.

Badan SAR Israel, Magen David Adom (MDA) melaporkan telah memberikan perawatan kepada sekitar 23 orang, 13 di antaranya dibawa ke rumah sakit, sebagian besar menderita luka bakar dan menghirup asap. Di antara mereka terdapat dua wanita hamil dan dua bayi berusia satu tahun.

Dikatakannya, tingkat kewaspadaan telah dinaikkan ke tingkat tertinggi.

Editor : Hernawati
#benjamin netanyahu #kebakaran dahsyat #Israel