Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Tiga Orang Tipu 100 Pencari Kerja di Banten: Mengaku HRD, Raup Ratusan Juta Rupiah

Uways Alqadrie • Senin, 5 Mei 2025 | 20:28 WIB
Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko saat menjelaskan kasus penipuan yang dilakukan tiga warga Serang, Banten. (FOTO: IST)
Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko saat menjelaskan kasus penipuan yang dilakukan tiga warga Serang, Banten. (FOTO: IST)

KALTIMPOST.ID, SERANG- Sebanyak 100 orang pencari kerja di Kabupaten Serang Banten menjadi korban penipuan. Pelakunya, tiga warga Serang, Banten, telah ditangkap polisi. Mereka masing-masing adalah LM (38) warga Kragilan, GCP (27) Cikeusal dan AM (38) warga Carenang.

Ketiganya merupakan calo tenaga kerja yang melakukan penipuan terhadap para pencari kerja di Kabupaten Serang. Dari hasil tipu daya mereka berhasil meraup keuntungan hingga Rp 500 juta.

Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan berdasarkan laporan para pencari kerja yang menjadi korban penipuan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, jumlah korban dari ketiga pelaku mencapai lebih dari 100 orang. Korban berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Serang, bahkan beberapa di antaranya dari Kabupaten Lebak.

Untuk melancarkan aksinya, lanjut Condro, mereka mengaku sebagai bagian dari perusahaan. “Modus operandi mereka adalah mengaku sebagai HRD, sekuriti, atau karyawan perusahaan. Ada juga yang mengaku memiliki hubungan dekat dengan organisasi masyarakat tertentu," kata Condro dalam keterangannya, Senin (5/5/2025).

Para pelaku menjanjikan para korban bahwa mereka akan diterima bekerja di perusahaan-perusahaan di Kawasan Industri Modern Cikande dan PT Nikomas Gemilang. Untuk itu, korban diminta memberikan sejumlah uang, mulai dari Rp7 juta hingga Rp20 juta.

“Dari ratusan korban ini, para pelaku berhasil mengumpulkan uang lebih dari Rp500 juta,” ungkap Condro.

Ia menambahkan bahwa tindakan premanisme saat ini tidak hanya berbentuk kekerasan fisik, tetapi juga menggunakan tipu daya untuk menarik simpati masyarakat yang sedang mencari pekerjaan.

“Para pelaku ini membujuk masyarakat dengan iming-iming pekerjaan demi keuntungan pribadi,” ujarnya. 

Editor : Uways Alqadrie
#kabupaten serang #polres serang #penipuan agen tenaga kerja #pencari kerja