Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Hasil Investigasi Kondisi Jembatan Mahakam I Belum Rampung, Dishub Batasi Kendaraan yang Melintas

Bayu Rolles • Senin, 12 Mei 2025 | 07:44 WIB
Pemeriksaan menyeluruh kondisi Jembatan Mahakam I pada 30 April 2025 belum rampung. BBPJN masih mengolah data hasil pemeriksaan. (Bayu/KP)
Pemeriksaan menyeluruh kondisi Jembatan Mahakam I pada 30 April 2025 belum rampung. BBPJN masih mengolah data hasil pemeriksaan. (Bayu/KP)

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Hasil akhir investigasi menyeluruh Jembatan Mahakam I pasca ditabrak tongkang medio April lalu belum dirilis ke publik. 

Meski sudah dua pekan sejak pemeriksaan, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim, Hendro Satrio M.K hanya menjawab singkat ketika dikonfirmasi. “Masih diolah dan diproses,” katanya lewat pesan singkat, Sabtu, 10 Mei 2025.

Dikonfirmasi terpisah, pelaksana tugas Kepala Dinas Perhubungan Kaltim, Irhamsyah, mengaku sempat mengikuti rapat bersama BBPJN dan Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) terkait hasil pemeriksaan itu.

Tapi, sebut dia, pemeriksaan itu masih perlu waktu. “Kita juga perlu tahu, sejauh mana dan seberapa mampu jalan atas jembatan yang berusia 30 tahun lebih mampu menahan arus kendaraan,” sebutnya.

Selain tentang teknis itu, Dishub tengah mendesak agar perusahaan penabrak pilar jembatan pada Februari lalu bisa secepatnya bertanggung jawab, memperbaiki fender atau pelindung pilar yang remuk tertabrak kala itu. 

“Kami minta BBPJN rangkum data imbas tabrakan di Februari dan April. Serta dorong BBPJN memastikan fender bisa secepatnya dibangun,” tuturnya.

Soal lalu lintas di atas Jembatan Mahakam I, Dishub sudah mengatur apa saja yang boleh lewat. Hanya kendaraan roda dua dan empat. Kendaraan bertonase besar dialihkan ke Jembatan Mahulu. “Sementara seperti itu, sampai ada hasil investigasi menyeluruh dari BBPJN,” singkatnya. 

Diketahui, dalam kurun tiga bulan, pilar Jembatan Mahakam I sudah diseruduk dua kali. Pertama pada 16 Februari 2025 ketika ponton bermuatan kayu menabrak pilar ketiga jembatan. 

Lalu insiden kedua terjadi pada 26 April lalu, giliran pilar keempat jembatan yang berdiri sejak 1986 itu yang ditabrak ponton berisidengan batubara.

Editor : Uways Alqadrie
#pemprov kaltim #Jembatan Mahakam ditabrak #Dinas Perhubungan Kaltim