KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Hujan deras yang mengguyur Kota Samarinda sejak Senin dini hari (12/4/2025) memicu bencana longsor di kawasan Jalan Belimau, RT 22, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara. Dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 06.00 Wita itu, satu keluarga dilaporkan tertimbun.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda bersama tim gabungan terus melakukan pencarian terhadap empat orang korban yang diduga kuat masih berada di bawah timbunan tanah. Korban merupakan seorang ibu dan tiga anaknya. Semua korban
“Hingga pukul 14.29 Wita, tim masih di lapangan. Informasi terakhir, ada empat korban tertimbun, seorang ibu dan tiga anak perempuan. Namun untuk memsatikan kita lihat nanti proses evakuasi,” jelas Kepala Pelaksana BPBD Samarinda, Suwarso.
Sebanyak dua unit eksavator telah dikerahkan ke lokasi untuk mempercepat proses evakuasi. Namun, upaya pencarian masih menemui kendala karena kontur tanah yang labil dan medan yang sulit, serta masih ada pergerakan tanah di bagian atas.
“Kami pertimbangkan menambah satu eksavator lagi agar pencarian lebih maksimal,” ujarnya.
Akibat longsor ini, empat rumah warga terdampak. Dua di antaranya rata dengan tanah, dua lainnya tertimbun sebagian, dan satu rumah mengalami kerusakan akibat dorongan tanah.
Pencarian diperkirakan berlangsung hingga malam hari. BPBD Samarinda mengimbau warga di kawasan rawan longsor untuk tetap waspada, mengingat potensi hujan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.
Editor : Uways Alqadrie