KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Hujan deras yang mengguyur kawasan Sungai Pinang dua hari terakhir memicu bencana longsor di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jalan Damanhuri. Dampaknya cukup mengagetkan: puluhan makam rusak parah, bahkan sebagian bergeser dari posisi semula.
Pantauan Kaltim Post di lokasi, sejumlah nisan terlihat miring dan tak lagi berada di tempat asalnya. Tanah yang labil dan terkikis air membuat struktur makam ambrol. Ironisnya, satu jenazah sempat keluar dari liang lahat akibat pergeseran tanah.
Ketua RT 112, Rustam, membenarkan kejadian itu. Menurutnya, longsor terjadi setelah hujan mengguyur wilayah tersebut tanpa henti.
“Benar, satu jenazah sempat terlihat keluar dari makam. Kami langsung hubungi keluarga untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya, Kamis (29/5).
Riski Dimas, salah satu ahli waris, mengaku kaget saat mendapati makam orang tuanya dalam kondisi rusak. “Makamnya sudah bergeser dan sebagian tertimbun. Kami berencana memperbaiki, tapi masih tunggu keputusan keluarga lain,” ucapnya.
Editor : Uways Alqadrie