Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Diskes Samarinda Belum Terima Laporan Pasien Covid, Minta Warga Tenang dan Jaga Diri

Denny Saputra • Senin, 9 Juni 2025 | 15:17 WIB
dr Ismid Kusasih.
dr Ismid Kusasih.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Samarinda belum menerima informasi resmi dari fasilitas kesehatan terkait dua pasien yang diduga terinfeksi Covid-19 di RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS).

Kepala Diskes Samarinda, dr Ismid Kusasih, menegaskan hingga Senin (9/6), belum ada laporan masuk dari faskes primer maupun rujukan. “Belum ada info dari puskesmas, Labkesmas maupun rumah sakit kami. Tapi kami tetap waspada dan bersiaga 24 jam,” ujarnya.

Ia menambahkan, merujuk edaran terbaru dari Kementerian Kesehatan tentang kewaspadaan terhadap peningkatan kasus Covid-19, pihaknya sudah menginstruksikan seluruh jajaran agar meningkatkan kesiapsiagaan.

Lewat sistem Kewaspadaan Dini dan Responsif (SKDR) untuk memantau laporan dari semua lini. “SKDR kami aktif 24 jam. Begitu ada laporan masuk dari puskesmas, laboratorium kesehatan atau rumah sakit, langsung ditindaklanjuti,” jelasnya.

Meski belum ada konfirmasi resmi dari RSUD AWS, Ismid mengimbau masyarakat tetap menjaga kewaspadaan. Ia meminta warga tidak panik, namun tetap disiplin menjaga kesehatan pribadi dan lingkungan.

“Yang penting jaga imunitas tubuh. Kalau merasa sakit, segera periksa ke faskes terdekat. Bila perlu, pakai APD seperti masker untuk perlindungan,” sarannya.

Dinkes Samarinda, lanjut dia, berupaya mengedukasi masyarakat agar tidak terjebak kepanikan. Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak akurat justru lebih berbahaya daripada virus itu sendiri.

“Kalau ada informasi yang simpang siur, konfirmasi ke faskes atau langsung ke Dinkes. Jangan asal sebar. Kalau memang ada kasus, tentu akan dilaporkan sesuai mekanisme. Kami imbau warga tetap tenang tapi jangan lengah,” tutup Ismid.

Sebelumnya, RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) mengaku tengah merawat dua orang yang terkonfirmasi terpapar Covid-19 selepas pemeriksaan antigen. Keduanya kini menjalani perawatan di ruang isolasi untuk menekan penyebarannya.

Pelaksana tugas Direktur AWS, dr. Indah Puspitasari, mengatakan rumah sakit sudah mengirim sampel kedua pasein ke laboratorium di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. “Sampel diuji apakah ini Covid-19 varian baru,” katanya, Senin (9/6). (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#terinfeksi #fasilitas kesehatan #rsud aw sjahranie #samarinda #Covid - 19 #pasien #diskes