Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Menelisik Jejak KKN Jokowi di Wonosegoro, Berdasarkan Pengakuan Warga dan Pemerintah Desa Ketoyan

Uways Alqadrie • Selasa, 17 Juni 2025 | 05:50 WIB
Joko Widodo dan Rismon Sianipar
Joko Widodo dan Rismon Sianipar

KALTIMPOST.ID, JAKARTA- Lokasi KKN Jokowi yang disebut berada di Desa Ketoyan, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali, turut menjadi sorotan. Terutama oleh kelompok-kelompok yang meragukan Joko Widodo (Jokowi) menyelesaikan kuliah di Universitas Gadjah Mada.

Jokowi sendiri telah mengonfirmasi bahwa dirinya menjalani KKN di desa tersebut sekitar awal tahun 1985. 

Namun, ahli digital forensik Rismon Sianipar menyebut bahwa saat melakukan penelusuran ke Kecamatan Wonosegoro, dirinya tidak menemukan dokumentasi tertulis maupun foto mengenai kegiatan KKN Jokowi. 

"Tidak ada dokumen tertulis apa pun. Tidak ada dokumentasi foto, tidak ada apa pun. Hanya katanya, katanya," ujar Rismon. 

Bantahan Pemerintah Desa Ketoyan

Pernyataan ini bertolak belakang dengan keterangan dari Pemerintah Desa Ketoyan dan sejumlah warga yang menyatakan pernah berinteraksi langsung dengan Jokowi saat KKN. Apa Kata Pemerintah Desa Ketoyan? Sekretaris Desa Ketoyan, Tofan Bangkit Sanjaya, membantah klaim yang menyebut desa tersebut baru berdiri tahun 2000-an. 

Ia menegaskan bahwa Desa Ketoyan telah eksis sejak 1954 dengan struktur pemerintahan yang lengkap. "Desa Ketoyan sudah ada sejak tahun 1954. 

Bahkan saat itu sudah memiliki struktur pemerintahan desa lengkap, termasuk lurah, carik, dan perangkat lainnya," ujar Tofan sambil menunjukkan dokumen autentik seperti buku Later C dan catatan pengangkatan lurah oleh Bupati Boyolali pada 13 September 1954. Tofan menilai pernyataan yang menyebut desa tersebut baru terbentuk pada tahun 2000-an sebagai tidak akurat dan menyesatkan.

Kesaksian Warga Bertemu Jokowi Kala KKN

Adakah Kesaksian Warga yang Menguatkan Keberadaan Jokowi saat KKN? Muh Huri (70), warga Desa Ketoyan, mengaku pernah bertemu langsung dengan Jokowi selama masa KKN yang berlangsung sekitar tiga bulan. Ia bahkan mengenang momen ketika mereka bersama-sama ke Solo untuk membeli gitar dengan Vespa. 

"Yang paling saya ingat, kami sempat mampir ke rumah saudaranya Pak Jokowi, rumahnya di dekat sungai dan banyak kayunya, seperti pabrik mebel," kenangnya. 

Menurut Huri, gitar tersebut rencananya akan digunakan oleh Jokowi untuk menyanyikan lagu "Stuck on You" pada malam perpisahan KKN. Namun, rencana itu batal karena pengiring musik tidak menguasai lagu tersebut. 

Kesaksian lain datang dari Zainal Muhizin (80) yang meyakini bahwa mahasiswa UGM yang tinggal di rumah Lurah Djentoe Abdul Wahab saat itu adalah Jokowi dan teman-temannya. 

Jokowi menegaskan bahwa tuduhan palsu terhadap dirinya harus bisa dibuktikan. Ia menyebut, penggugat bahkan belum pernah melihat ijazah aslinya. 

"Tapi yang jelas wong lihat aslinya aja belum pernah lihat kok, bisa menyatakan palsu itu dari mana," kata Jokowi di Solo. 

Ia juga mengingatkan bahwa pencemaran nama baik tidak bisa dibiarkan. Laporan terkait tuduhan ijazah palsu yang dilayangkannya ke Polda Metro Jaya pada 30 April 2025 kini masih dalam proses penyelidikan.

Editor : Uways Alqadrie
#Ijazah Jokowi Palsu #Ijazah Jokowi Asli #joko widodo #Rismon Sianipar #jokowi