Ditemukan tak bernyawa di dasar kolam sebuah vila di Gili Trawangan, Rabu (16/4/2025).
Polda NTB telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus ini, yakni dua anggota aktif kepolisian, Kompol I Made Yogi Purusa Utama dan Ipda Haris Sucandra, serta seorang warga sipil, Misri Puspita Sari. Ketiganya berada di lokasi saat insiden berlangsung.
Menurut keterangan kuasa hukum Misri, Yang Mangandar Putra, kliennya diundang ke Lombok oleh Kompol Yogi setelah sebelumnya berkomunikasi lewat Instagram dan WhatsApp. Undangan tersebut diberikan sehari sebelum kejadian dengan imbalan uang tunai Rp10 juta.
Misri berangkat dari Bali menuju Lombok pada Rabu siang (16/4/2025) lalu dan tiba di Pelabuhan Senggigi sekitar pukul 13.30 WITA.
Ia lalu bergabung dengan rombongan yang terdiri dari Kompol Yogi, Ipda Haris, Brigadir Nurhadi, dan seorang perempuan berinisial P.
Kelompok ini lalu menuju Pelabuhan Teluk Nare dan melanjutkan perjalanan ke Gili Trawangan.
Di sana, Kompol Yogi dan Misri menginap di Villa Tekek – The Beach House Resort, sementara Ipda Haris, Brigadir Nurhadi, dan P menginap di hotel terpisah, Natya Hotel.
Sore harinya, sekitar pukul 16.30 WITA, seluruh rombongan berkumpul di Villa Tekek.
Mereka bersama-sama berendam di kolam renang sambil mengonsumsi obat penenang Riklona dan ekstasi. Selain itu, Haris dan Nurhadi juga menenggak minuman keras jenis tequila.
"Semua dalam kondisi mabuk dan kurang sadar," kata Mangandar, Rabu (9/7/2025).
Setelah itu, sekitar pukul 18.00 WITA, Haris dan P kembali ke hotel mereka. Kompol Yogi disebut tertidur di ruang villa, sementara Misri masih berada di sekitar area kolam.
Sekitar pukul 19.55 WITA, Misri sempat merekam video berdurasi tujuh detik yang memperlihatkan Brigadir Nurhadi seorang diri di kolam renang. Ia merekam aksi Nurhadi karena merasa lucu.
Selanjutnya, ia masuk ke kamar mandi selama sekitar 20 menit.
Saat keluar dari kamar mandi sekitar puku 20.40 WITA, Misri melihat Kompol Yogi berbaring di tempat tidur dan posisi kaki ke atas.
Pada saat itu Misri meminta Kompol Yogi agar kembali berkumpul di Vila Tekek.
Pada pukul 21.00 WITA Misri sempat jalan mendekati kolam. Namun, ketika sudah posisi sangat dekat, ia kaget melihat Nurhadi berada di dasar kolam.
“Dia (Misri) kaget melihat ada Brigadir Nurhadi di dasar kolam, lalu spontan histeris berteriak memanggil Kompol YG,” kata Yan.
Hingga kini, pihak kepolisian belum merinci motif serta peran masing-masing tersangka dalam tragedi yang terjadi di Gili Trawangan.
Editor : Uways Alqadrie