Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Percepat Penanganan Abrasi Pantai Biduk-Biduk Berau Sepanjang 12 Kilometer

ADV • Rabu, 16 Juli 2025 | 20:39 WIB
Rudy Mas’ud saat meninjau proyek penahan abrasi di Kecamatan Biduk-Biduk, Berau, Selasa (15/7).
Rudy Mas’ud saat meninjau proyek penahan abrasi di Kecamatan Biduk-Biduk, Berau, Selasa (15/7).

KALTIMPOST.ID-Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud (Harum) pun meninjau langsung proyek pembangunan penahan abrasi di Kecamatan Biduk-Biduk, Berau, Selasa (15/7).

Kegiatan itu merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja gubernur Kaltim ke utara provinsi ini.

Pantai Biduk-Biduk merupakan salah satu destinasi wisata unggulan sekaligus wilayah strategis yang kini menghadapi tekanan besar dari abrasi pantai.

Untuk itu, Harum menekankan pentingnya penanganan kawasan itu secara menyeluruh dan berkelanjutan.

“Kita sepakat, jalur pesisir sepanjang 12 kilometer itu akan terus kita benahi dengan berbagai cara yang preventif. Kita tidak bisa menunggu sampai kerusakan makin parah,” tegas Harum di sela-sela peninjauan.

Dalam kesempatan itu, Harum bersama rombongan meninjau langsung setiap segmen proyek yang mencakup pembangunan breakwater (pemecah gelombang) serta penanaman vegetasi pantai sebagai upaya penguatan alami.

Ia menegaskan pentingnya percepatan penyelesaian proyek sesuai target waktu dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

“Jalur pantai sepanjang 12 kilometer tetap harus ditangani secara intensif, terutama titik-titik kritis abrasi. Kita harus membangun penahan ombak yang kuat,” ujarnya.

Namun, dirinya mengingatkan bahwa proyek itu bukan semata soal pembangunan fisik.

Tetapi juga bentuk investasi jangka panjang untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dan ekonomi masyarakat pesisir.

Diketahui, proyek pembangunan pengaman Pantai Biduk-Biduk telah berlangsung sejak 2021 hingga 2024.

Penanganan mencakup enam kampung dengan total pantai kritis terabrasi sepanjang 5 kilometer. Saat ini, masih tersisa 2,7 kilometer pantai yang belum tertangani.

Untuk tahun 2025, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 4 miliar untuk penanganan sepanjang 165 meter sebagai bagian lanjutan dari proyek itu.

Turut hadir mendampingi Harum dalam peninjauan itu antara lain Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, anggota Komisi VI DPR RI Sarifah Suraidah Harum, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat (PUPR-Pera) Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda. (rey/pt/rd)

Editor : Romdani.
#Labuan Cermin #Bupati Berau Sri Juniarsih #abrasi pantai #pemkab berau #GUBERNUR KALTIM H RUDY MAS UD #Pantai Biduk Biduk