KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Sosok Megawati mencuri perhatian dalam ajang penghargaan Perempuan Berbakti 2025 yang digelar Corporate Forum for CSR Development (CFCD) di Gedung Bidakara, Jakarta, Jumat malam (18/7).
CFCD merupakan forum yang menaungi aktivitas tanggung jawab sosial (CSR) berbagai perusahaan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
Tahun ini, forum tersebut kembali menggelar ajang Circular Economy & Sustainability Awards (CESA) dan Perempuan Berbakti Award 2025 sekaligus memberikan penghargaan kepada puluhan perempuan inspiratif dari seluruh Indonesia.
Salah satu yang mencuat adalah Megawati, yang merupakan External Relation & Security Manager di PT Tambang Raya Usaha Tama (TRUST), perusahaan tambang batu bara yang beroperasi di Kalimantan Timur.
Berkat kontribusinya di berbagai bidang, Megawati berhasil menyabet lima penghargaan sekaligus dari kategori berbeda.
Yakni penghargaan Terbaik 2 atau Berprestasi Kategori Perempuan Berbakti di Tingkat Perusahaan (Level Manager); Terbaik 1 atau Teladan Kategori Perempuan Berbakti bagi Komunitas; Terbaik 2 atau Berprestasi Kategori Perempuan Berbakti di Wirausaha; dan Terbaik 3 atau Inspiratif Kategori Perempuan Berbakti dalam Promosi Budaya.
Berkat raihan tersebut, Megawati juga mengantarkan PT TRUST meraih penghargaan The Most karena telah menominasikan perempuan dengan banyak pemenang kategori perorangan.
Bagi Megawati, penghargaan ini bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan bentuk apresiasi atas keterlibatan perempuan dalam membangun perusahaan dan masyarakat.
Ia menyebut, pencapaian tersebut adalah cermin komitmen perusahaannya dalam memberi ruang setara bagi perempuan untuk berkembang.
“Penghargaan ini membuat saya ingin terus berkontribusi lebih, baik bagi perusahaan, komunitas UMKM binaan, maupun dalam mempromosikan budaya lokal,” ungkapnya.
Perjalanan karier Megawati di dunia tambang dimulai dari posisi yang penuh tantangan. Lulusan S-2 Manajemen Sumber Daya Manusia ini menapaki langkah awalnya di tambang bawah tanah sebuah perusahaan tambang nasional beberapa tahun lalu.
Saat itu, ia hanya berdua sebagai perempuan di tengah dominasi pekerja laki-laki. Namun dari lingkungan kerja yang keras itulah, ia justru menemukan kecintaannya pada dunia pertambangan.
Bahkan, ia pernah menjadi satu-satunya perempuan dalam lomba keselamatan kerja dan sukses meraih juara.
Momen tersebut menjadi titik balik baginya untuk membuktikan bahwa perempuan pun mampu bersaing di sektor yang kerap dianggap maskulin.
Kini bersama PT TRUST, Megawati menjadi garda terdepan dalam menjalin komunikasi perusahaan dengan masyarakat, mengawal program tanggung jawab sosial, dan terlibat langsung dalam pembinaan UMKM.
Ia menginisiasi terbentuknya komunitas usaha, menjadi pendamping UMKM dan trainer level IV bersertifikat BNSP, serta mengangkat potensi lokal seperti tas rotan, laung (topi dayak), dan batik dayak ke panggung yang lebih luas.
Megawati juga memadukan program pemberdayaan dengan pelestarian budaya lokal, menghadirkan nuansa batik etnik Dayak dalam setiap aktivitas masyarakat binaannya.
Tak hanya menorehkan prestasi pribadi, kiprah Megawati juga mengantarkan PT TRUST dinobatkan sebagai perusahaan dengan dukungan terbaik dalam pemberdayaan perempuan, karena paling banyak menominasikan kandidat inspiratif di ajang tersebut.
“Saya percaya kemampuan tidak punya gender. Ini bukan soal siapa kita, tapi apa yang bisa kita lakukan,” ujar Megawati dengan mantap. Ia pun berharap penghargaan ini bisa menjadi inspirasi bagi perempuan lain untuk berani melangkah dan mengambil peran penting di manapun mereka berada.
“Sekecil apapun knowledge dan skill harus kita sharing dan tularkan kepada perempuan lain, agar perempuan tidak hanya berdiam diri terpaku dengan alasan kodrat tapi apapun posisi, kerjaan kita bisa bermanfaat orang lain.(*)
Editor : Thomas Dwi Priyandoko